Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-07-2026
  • 51 Kali

Perkuat Peran Dai di Era Digital, MUI Sumenep Gelar Sekolah Dakwah Bertema Personal Branding

Media Center, Kamis (02/07) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan kapasitas para dai agar mampu menjawab tantangan dakwah di era digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Dakwah bertema "Personal Branding untuk Tokoh Agama: Mengemas Pesan Dakwah yang Relevan bagi Generasi Z" yang digelar di Aula Al-Ikhlas, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Kamis (02/07/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Komisi Pendidikan, Kaderisasi, dan Pengkajian MUI Kabupaten Sumenep itu diikuti sebanyak 65 peserta yang terdiri atas dai dan daiyah dari MUI kecamatan se-Kabupaten Sumenep, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, serta organisasi keagamaan di Kabupaten Sumenep.

Ketua Panitia yang juga Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sumenep, H. Musthafa, menjelaskan bahwa Sekolah Dakwah diselenggarakan sebagai ikhtiar meningkatkan kualitas dakwah agar selaras dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menjangkau Generasi Z yang memiliki karakter komunikasi berbeda dengan generasi sebelumnya.

"Program Sekolah Dakwah ini merupakan salah satu agenda Komisi Pendidikan, Kaderisasi, dan Pengkajian MUI Sumenep. Kami ingin para dai mampu menyesuaikan metode dakwah dengan perkembangan teknologi dan karakter sasaran dakwah, khususnya Generasi Z," ujarnya kepada Media Center Diskominfo Sumenep.

Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan keagamaan tidak lagi cukup hanya menguasai materi, tetapi juga membutuhkan strategi komunikasi yang tepat agar nilai-nilai Islam dapat diterima dengan baik oleh generasi muda.

"Harapan kami, para peserta mendapatkan wawasan baru sehingga dakwah yang dilakukan semakin efektif, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital," tambah H. Musthafa.

Terpisah, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumenep KH. Moh. Shaleh Abdurahman, saat membuka kegiatan berharap seluruh rangkaian Sekolah Dakwah membawa manfaat bagi para peserta dan menjadi bekal dalam menjalankan tugas dakwah di tengah masyarakat.

"Semoga pertemuan ini membawa barokah. Kami berharap para narasumber dapat memberikan ilmu seluas-luasnya dan seluruh peserta mampu mengambil hikmah serta mengimplementasikannya dalam aktivitas dakwah," tuturnya.

Sekolah Dakwah menghadirkan dua narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi. Ketua HIMPSI Cabang Sumenep, Dr. K. Zamzami Sabiq, memaparkan materi mengenai memahami lanskap komunikasi psikologis Generasi Z, termasuk karakter, pola pikir, dan pendekatan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada generasi digital.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H Abdul Wasid, membawakan materi tentang strategi membangun personal branding bagi dai dan mubaligh. Ia menekankan pentingnya membangun citra diri yang autentik, kredibel, dan adaptif agar pesan dakwah memiliki daya jangkau yang lebih luas serta mampu memberikan pengaruh positif di tengah perkembangan media digital.

(Miko, Han)