Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-12-2008
  • 417 Kali

Bibit Jagung Di Sapeken Belum Ditanam

News Room, Sabtu (06/12) Sekitar 4 ton bantuan bibit jagung jenis Bizi 2 dari pusat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat petani di Kepulauan Sapeken. Pasalnya, untuk menanam bibit jagung tersebut memerlukan teknik khusus yang perlakuannya tak sama dengan jenis jagung lainnya. Menurut Anggota Dewan asal Kepulauan Sapeken, Nur Asyur, setelah menanyakan kepada Penyuluh Pertanian yang ada, bantuan bibit jagung itu sudah diserahkan kepada petani melalui kelompok tani yang ada, namun ternyata tidak ada petani yang menanamnya. Karena itu Nur Asyur berharap, Disperta melalui Penyuluh Pertanian yang ada di Sapeken, agar betul-betul memberikan sosialisasi maupun pelatihan kepada para kelompok tani disana, agar bibit jagung yang diberikan tidak mubadzir. Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Pangan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Satam, MM, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan menjelaskan, bantuan bibit jagung untuk wilayah kepulaun Sapeken dan beberapa Kecamatan lainnya di Sumenep, sudah berjalan sejak tahun 2007 lalu, dan hasilnya cukup memuaskan. Karena itu di tahun 2008 ini kembali diberikan kepada kelompok tani yang lain agar memperoleh hasil jagung yang maksimal. “Kita akan menghubungi petugas pertanian yang ada disana, apa betul bantuan bibit jagung itu tidak ditanam, tapi seharusnya paling tidak petani yang diberi bantuan hendaknya bisa bertanya kepada kelompok tani yang dulu pernah menanam jagung yang sama.” Ujar Satam.(Ren, Gun)