News Room, Rabu ( 22/07 ) Dinamika batu akik hingga kini masih eksis. Khusus di Sumenep, masyarakat penggila akik seakan tidak mau berhenti memburu atau menambah koleksinya. Saat ini jenis yang digemari masih tetap batu pirus, dan kini ditambah jenis batu hitam yang dikenal dengan black opal atau kalimaya banten.
"Pirus dan black opal masih bertengger di puncak pasaran batu akik,"kata Fahrurrazi Suryoningprang, salah seorang kolektor batu akik di Sumenep, pada News Room.
Harga kedua batu tersebut menurut Fahrurrazi cukup fantanstis, mulai dari Rp. 1 juta hingga puluhan juta. Seperti pirus misalnya, ada yang dibandrol Rp. 20 juta. "Kalau kalimaya banten, yang besar minimal Rp 5 juta, hingga Rp 10 juta,"kata warga Desa Pamolokan ini.
Tak hanya harganya yang mahal, black opal juga tergolong jenis batu yang agak sulit dicari. "Kalimaya ada macamnya. Black opal yang agak sulit memang, baik batunya atau proses memotong hingga siap digunakan," tutupnya. ( Farhan, Esha )