News Room, Selasa ( 28/01 ) Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mengajak masyarakat khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep baik di daratan dan kepulauan, untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi pada musim hujan awal tahun 2014 ini. Sebab, selama awal tahun hingga hampir sebulan ini di Kabupaten Sumenep korban angin puting beliung sudah mencapai 115 kejadian dan sedikitnya sebanyak 400 KK yang menjadi korban banjir. Serta ratusan petani yang terpaksa mengalami gagal panen akibat sawahnya terendam air. Kasi Penanggulangan Bencana BPBD Sumenep, Drs. R. Saiful Arifin kepada News Room mengakui untuk menghindari kejadian bencana yang biasanya terjadi di Sumenep, yakni puting beliung, banjir dan longsor, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada. “Sehingga ketika terjadi bencana segera bisa menghindar dari daerah yang rawan serta mencari lokasi yang bisa berlindung.”ungkapnya. Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep, menurut Syaiful pihaknya sudah melayangkan surat edaran kepada masing-masing Kecamatan untuk ditindak lanjuti ke tingkat desa, untuk mewaspadai kejadian bencana seperti yang terjadi di tahun sebelumnya. Selama ini, tegas Syaiful dengan memberikan bantuan kepada korban bencana yang rumahnya rusak antara Rp. 1 juta hingga Rp. 2 juta dan bagi korban banjir dengan memberikan bantuan sembako untuk mengurangi beban masyarakat. “Kami juga memasang sejumlah baleho hingga di beberapa kecamatan untuk waspada kejadian bencana.”pungkasnya. ( Ren, Fer )