News Room, Jum’at ( 23/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memberikan perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat dan perempuan, seperti halnya yang dilaksanakan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, dalam seminggu ini, yakni melaksanakan pelatihan bordil bagi 30 perempuan di Sumenep. Kepala BPMP-KB melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Zainurul Qamari, SH, M.Hum tadi siang, Jum’at (23/10) di kantornya mengungkapkan, jika pelatihan bordil bagi perempuan merupakan upaya untuk lebih memberdayakan perempuan dengan ketrampilan yang dapat memberikan penghasilan bagi dirinya maupun membantu keluarganya. “Kami setiap tahun selalu melaksanakan pelatihan bagi kelompok perempuan, sehingga diharapkan nantinya mereka bisa lebih berdaya ditengah-tengah masyarakat,â€Âujarnya. Disamping itu tegas Nurul, diharapkan perwakilan kelompok perempuan yang ikut pelatihan bordil ini akan memberikan pengetahuannya kepada yang lain, sehingga keberdayaan masyarakat semakin meningkat. Bahkan tidak hanya itu, dengan ketrampilan yang dimiliki, diharapkan lebih ditingkatkan lagi dengan pengembangan yang bisa dilakukan dirumah maupun ditempat kerjanya, sehingga dari segi kwalitas tidak kalah dengan produk yang dihasilkan dari perusahaan skala besar. Disamping itu, setelah pelatihan, para kelompok perempuan ini tidak ditinggal begitu saja, namun tetap dalam binaan. Dan ketika ada pameran produk, baik regional maupun nasional, pihaknya juga mengikutkan dengan memilih produk terbaik yang dihasilkan oleh kelompok perempuan tersebut. Sementara itu peserta pelatihan terdiri dari 30 kelompok perempuan, yang 5 kelompok diantaranya utusan dari kepualauan. Sebenanrya dari proposal yang masuk menurut Nurul, cukup banyak, namun pihaknya tetap memilih beberapa kelompok secara bergilir setiap tahun. ( Ren, Esha )