Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-06-2026
  • 165 Kali

Pergeseran PPT Pratama untuk Penyegaran Organisasi dan Peningkatan Kinerja Pemerintahan

Media Center, Selasa ( 23/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah, melakukan pergeseran sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah setempat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pihaknya melakukan pergeseran jabatan bukan semata-mata rotasi personel, melainkan bagian dari strategi untuk memperkuat kapasitas birokrasi, mendorong inovasi, serta memastikan setiap perangkat daerah bisa menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” kata Bupati di sela-sela Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama, di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Selasa (23/06/2026).

Setiap pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang telah melalui pertimbangan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, amanah ini bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Pihaknya menempatkan pejabat pada posisi tertentu dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi dan kebutuhan strategis organisasi, agar target pembangunan daerah tercapai secara maksimal.

“Mutasi dan pergeseran jabatan merupakan bagian untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pejabat dalam mengelola berbagai bidang pemerintahan, sehingga pengalaman yang beragam, mampu menghadirkan terobosan dan solusi inovatif dalam mendukung pelaksanaan program prioritas daerah,” terangnya.

Ia menyatakan, pemerintah memiliki tantangan yang tidak semakin ringan, dengan perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja, karena saat ini membutuhkan birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat mengambil keputusan, dan berorientasi pada hasil program pembangunan,” jelasnya.

Sementara Bupati melantik dan mengambil sumpah janji PPT Pratama, yakni Didik Wahyudi Jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi jabatan baru Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi jabatan baru Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Ahmad Zulkarnaen jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Para pejabat yang mendapat amanah baru untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan mengedepankan kolaborasi antar OPD, mengingat keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh kinerja satu perangkat daerah saja, melainkan kemampuan seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja secara terpadu,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. ( Yasik, Fer )