News Room, Kamis ( 15/12 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dan Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi memberikan inspirasi bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Sumenep, pada saat Kegiatan Parenting Menyongsong 2017 “Rekam Jejak Sang Inspirator” melalui pola kelas inspiratif di Gedung Korpri Sumenep, Kamis (15/12).
Bupati Sumenep yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sumenep dua periode dan saat ini dua periode menjabat Bupati Sumenep, memberikan inspirasi kepada siswa, bagaimana menjadi manusia yang memiliki ilmu dan keberanian sehingga bisa meningkatkan kualitas hidupnya.
“Itu pesan yang juga dipesankan orang tua saya, agar menjadi orang yang berani, karena jika berani karena benar maka akan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan apapun.” ungkap Bupati.
Disamping itu tegas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah Braji ini, kejujuran juga sangat penting dimiliki oleh kita. Karena tanpa kejujuran meskipun berani dan berilmu pada saatnya nanti akan hancur. Karena itu kejujuran perlu dalam hal apa saja, walau terkadang menjadi korban dari kejujuran karena situasi dan kondisi yang tidak berpihak pada orang jujur.
“Jadi, tiga hal yang harus dilakukan dalam kehidupan ini, belajar dengan baik dalam mencari ilmu, serta harus memiliki keberanian dan kejujuran.” tandasnya.
Sementara Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi, memotivasi siswa dengan melarang menggunakan kata “mungkin”, karena pilihan dalam hidup itu ada dua, bisa dan tidak bisa atau sukses dan tidak sukses.
“Jadi kalau orang masih sering bilang mungkin, maka dia tidak akan pernah sukses.” tegas Wabup termuda di Jawa Timur ini.
Dikatakan pria yang berwirausaha sejak usia muda ini, rumusnya adalah setiap persoalan pasti ada jawabannya. Karena itu, untuk bisa sukses tentu harus bisa kerja keras, jangan hanya meniru orang lain. Untuk itu harus berpikir bagaimana menjadi sukses sebelum orang lain berpikir untuk sukses.
“Jadi sekali lagi tidak ada kata mungkin, yang ada bisa. Karena meskipun di tengah jalan buntu, namun pasti tetap ada jalan keluar. Untuk itu, perlu bertanya dan harus ada guru untuk bertanya.” tambahnya.
Sementara itu Plt. Kepala SMP Negeri 1 Sumenep, Fatimatus Zahro, S.Pd, mengakui kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, yang pernah mengadakan kelas Aspiratif.
“Ini bertujuan agar nantinya para siswa termotivasi dan terinspirasi dari kedua sosok, yakni Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, hingga siswa terus meraih prestasi dan tetap berakhlaqul karimah.” jelasnya.
Hal tersebut tegas Fatimatus Zahro, karena siswa-siswinya selama ini sudah banyak pula yang meraih prestasi, mulai tingkat Kabupaten, Regional, Nasional bahkan di Internasional. Karena itu bimbingan dari para inspirator sangat penting dilakukan seperti kegiatan Parenting Menyongsong 2017 ini. ( Ren, Fer )