Sumenep-Kominfo News Room : Bupati dan Walikota di Jawa Timur diharapkan memberi kemudahan perizinan bagi pengembang yang akan membangun Rumah Sederhana tetapi Sehat (RSH) di daerahnya. Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo saat menerima Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Jatim di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan Surabaya, Selasa kemarin (06/06). Gubernur Jawa Timur mengatakan, tidak terpenuhinya target pelaksanaan pembangunan RSH di daerah-daerah Jawa Timur ini, salah satu penyebabnya karena sulitnya mendapatkan lahan dan izin untuk mendirikan bangunan dari Kabupaten/Kota. Dicontohkan, pada tahun 2004 Jawa Timur menargetkan pembangunan RSH sejumlah 20.000 unit, tetapi yang terpenuhi hanya sekitar 20 prosen. Tahun 2005 targetnya 40.000 unit hanya terpenuhi 40 prosen yang terwujud dan pada 2006 targetnya 30.000 unit sampai triwulan ke dua ini yang sudah dibangun hampir mencapai 18.000 unit. Sementara Ketua DPD REI Jawa Timur, Ir. Satoto Yakobus, MPE mengatakan, kedatangannya menghadap Gubernur ini untuk melaporkan rencana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI yang akan diselenggarakan pada 14-15 Juni 2006 di Hotel Hyatt Surabaya. Diharapkan Rakerda tersebut akan dibuka secara resmi oleh Gubernur H. Imam Utomo. Disamping itu Yakobus juga melaporkan, dalam waktu dekat ini, REI Jatim segera membentuk Tim Percepatan Pembangunan RSH. Tim ini mungkin yang pertama ada di Indonesia dengan tujuan menampung dan menindak lanjuti masalah yang ada kaitannya dengan pembangunan RSH, seperti perizinan untuk memperoleh lahan dan mengurus sertifikat tanah. Sedangkan Wakil Ketua Bidang RSH REI Jatim, Drs. HM Tri Wediyanto, MSi mengatakan, kendala yang sedang dihadapi pengembang saat ini adalah masalah lahan, perizinan dan masalah inprastruktur jalan serta fasilitas lainnya. Sebagai pelaksana pemerintah, REI pada tahun 2006 akan berusaha memenuhi target pembangunan 30.000 unit RSH di beberapa daerah di Jatim. Untuk terpenuhi target tersebut, diharapkan pemerintah, baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota ikut membantu dalam hal perizinan dan pembangunan sarana inprastruktur. Sekarang ini REI dalam pembangunannya terfokus pada 8.000 unit RSH yang hampir setengah jadi bentuk fisiknya dan diharapkan pada triwulan ke tiga dapat diselesaikan. Sedangkan pada tahun 2006 ini REI Jawa Timur sudah melakukan realisasi sebanyak 1.561 unit dengan harga Rp. 42.000.000,00 per unit RSH. ( JNR, Esha )