Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-11-2010
  • 430 Kali

Bupati Minta Panitia MTQ Mampu Hasilkan Juara Berkualitas

News Room, Kamis ( 04/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Sumenep 2010, menghasilkan qori dan qoriah berkwalitas, guna mempersiapkan kafilah MTQ Kabupaten Sumenep pada pelaksanaan MTQ tingkat Propinsi Jawa Timur ke 24 tahun 2011 di Madiun. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka lomba MTQ Tingkat Kabupaten Sumenep 2010, di Pendopo Agung, Kamis (04/11) mengatakan, panitia harus mampu mendapatkan juara yang berkwalitas, tangguh dan berkepribadian sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dari semua jenis lomba. Untuk itu Panitia Pelaksana, utamanya juri baik dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa timur dan Kabupaten Sumenep, melaksanakan tugas yang seadil-adilnya dengan bersikap obyektif dalam memberikan penilaian. ”Juri harus berbuat yang seadil-adilnya, guna menentukan juara, yang selanjutnya akan menjadi duta Kabupaten Sumenep. Lepaskan keberpihakan dan atribut-atribut tertentu yang bisa merusak tatanan sistem penilaian, sehingga penilaian itu bisa memuaskan semua pihak, dan yang terpilih benar-benar orang yang terbaik dari yang baik,”tegasnya. Bupati menyatakan, pihak terkait melakukan koordinasi yang intensif untuk melakukan pembinaan, meningkatkan wawasan kemampuan, dan keahlian bagi juara, dengan cara memperbanyak pelatihan dan bimbingan, agar kwalitas, kemampuan dan keahliannya semakin terasah dan berkembang. Itu dilakukan agar tidak mengecewakan calon kafilah Kabupaten Sumenep yang ujung-ujungnya membuat mereka kecewa, dan pindah kedaerah lain. ”Jadi LPTQ lakukan pembinaan secara maksimal, agar juara MTQ tingkat Kabupaten ini tidak merasa kecewa dan selanjutnya pindah kedaerah lain untuk mengikuti MTQ tingkat Propinsi,”ungkapnya. Sementara itu, MTQ Kabupaten Sumenep 2010 diikuti sebanyak 400 peserta, yang berlomba di Tartil dan Tilawatil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Hifdhil Qur’an, Tafsir Qur’an, dan Khat Al-Qur’an. Sedangkan pelaksanaannya berlangsung selama 7 hari sejak tanggal 4 hingga 10 Nopember. ( Yasik, Esha )