Media Center, Minggu ( 19/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dukungan dan kontribusi semua elemen masyarakat, untuk mensukseskan program Kunjungan Wisata 2018, supaya memberi warna kesejahteraan masyarakat.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, Kunjungan Wisata Sumenep hanyalah stimulus agar potensi Kabupaten Sumenep bisa tergarap dengan maksimal, karena pengembangan pariwisata merupakan sektor yang paling bergairah dan cerah dibandingkan sektor-sektor lainnya.
“Kami (Pemkab Sumenep) membutuhkan dukungan promosi wisata lewat anak muda kreatif sehingga melalui acara duta wisata diharapkan lahir duta wisata Sumenep yang mampu mempromosikan keindahan, keunikan dan kekhasan Kabupaten Sumenep di seantero Nusantara.”tegas Bupati pada Grand Final Duta Wisata di GNI Sumenep, Sabtu malam (18/11).
Bupati menyatakan, untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam menyambut Kunjungan Wisata Sumenep 2018, harus dilakukan persiapan sejak dini, baik melalui pendidikan formal maupun non formal, termasuk juga melalui kegiatan pemilihan Duta Wisata Sumenep.
“Pemilihan Duta Wisata Sumenep 2017 tentu saja sangat positif untuk memotivasi anak muda berkreatif, apalagi anak muda saat ini, penuh linangan fasilitas memadai, seharusnya harus mampu mencari terobosan, bukan hanya gemar berkeliaran tapi harus berprestasi.”tuturnya.
Pemilihan Duta Wisata Sumenep 2017 diselenggarakan oleh Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) Sumenep dengan Pemerintah Kabupaten setempat.
Bupati mengungkapkan, pihaknya untuk menyongsong Kunjungan Wisata Sumenep 2018, pada 5 Desember besok, dilaksanakan peluncuran (launching) Kunjungan Wisata Sumenep 2018 di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Tentu saja, dengan pelaksanaan launching itu, menunjukkan kesungguhan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam menggerakkan sektor wisata untuk meningkatkan pembangunan daerah.
“Kami juga merencanakan menggelar berbagai kegiatan skala regional, nasional dan internasional, harapannya melalui potensi wisata berdampak positif bagi masyarakat, dengan kreatifitasnya bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada jangan sampai terbuang percuma.”pungkas Bupati.
Sementara itu, terpilih sebagai juara I: Ummul Khoir asal Desa Nyabakan Kecamatan Batang-batang, Juara II: Khalilatur Rahman asal Kecamatan Talango, Juara III: Waqiah asal Desa Jaddung Kecamatan Pragaan dan sebagai juara favorit atas nama Anita Rosamia Kecamatan Bluto. ( Yasik, Fer )