Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-10-2012
  • 330 Kali

Bupati Sumenep Pimpin Upacara Hari Jadi Ke 743

News Room, Rabu ( 31/10 ) Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim, mempimpin langsung upacara dalam rangka Hari Jadi Ke 743 Kabupaten Sumenep tahun 2012, pada Rabu (31/10) pagi, di halaman Kantor Bupati setempat. Sedangkan komandan upacara dimandatkan pada Agus Dwi Saputra, Camat Pasongsongan. Upacara ini berlangsung khidmat, dan diakhir acara dimeriahkan oleh atraksi Marching Band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Bupati Sumenep, dalam sambutannya mengatakan, di usia 743 tahun ini, Sumenep telah merasakan goresan tinta emas dari 35 raja dan 15 bupati. Selama itu, Kabupaten Sumenep berkembang dengan pesat dan telah menghasilkan peninggalan-peninggalan monumental seperti Keraton Sumenep, mesjid jamik sumenep serta Makam Raja-raja Sumenep. “Kita patut bangga akan semua itu. Tetapi kebanggaan itu tidak akan bermakna jika kita tidak bisa menapaktilasi kesuksesan sejarah-sejarah masa lampau. Pertanyaannya, apa yang telah kita sumbangkan untuk kemajuan sumenep sekarang ini? Jika kita belum bisa seperti itu, rasanya tak pantas kita bangga sebagai penerus generasi mereka,”kata Bupati Sumenep, Rabu (31/10). Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, atas upaya yang tiada lelah melayani kepentingan masyarakat. Kemudian, kalangan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi-organisasi kemasyarakatan, atas masukan yang berguna bagi proses pembangunan di Kabupaten Sumenep, serta kepada seluruh masyarakat Sumenep, baik yang ada di daratan maupun di daerah-daerah terpencil di kepulauan, yang tetap setia mengibarkan kedamaian dan ketenangan. “Tema Peringatan Hari Jadi Ke 743 tahun ini, adalah “Dengan Semangat Hari Jadi Ke 743 Kabupaten Sumenep, Kita Rajut Rasa Kebersamaan Guna Mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Sumenep Menuju Masyarakat Yang Lebih Sejahtera” “Tema tersebut sangat cocok dengan kondisi kita saat ini. Sebab, rasa kebersamaan semakin memudar seiring membludaknya aktifitas manusia di era globalisasi saat ini,”terangnya. Peringatan hari jadi yang setiap tahun dilakukan, kata Bupati, haruslah menjadi inspirasi dan motivasi pada masa mendatang. Hari ini bukanlah akhir perjuangan, tapi pintu gerbang menuju kabupaten yang lebih maju dan beradab. “Kita tidak menutup mata, bahwa masih banyak kekurangan dan masalah-masalah yang perlu mendapatkan perhatian lebih di masa mendatang. Masalah-masalah tersebut, tidak akan bisa secara spontan diselesaikan. Bukan seperti membalik telapak tangan. Tapi butuh waktu, butuh proses, butuh kerjasama dan kesabaran. Tetapi saya optimis, jika dilandasi dengan semangat dan kebersamaan yang kuat, seberat apapun halangan yang kita hadapi, sebesar apapun rintangan yang mendera, insya allah akan dapat kita lalui bersama-sama dengan aman dan lancar,”ungkapnya. ( Nita, Esha )