Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-02-2015
  • 388 Kali

Bupati Warning KJKS BMT NU Tak Terlena Dengan Prestasi

News Room, Senin ( 23/02 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap prestasi yang diraih Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT NU Gapura selama ini tidak sampai membuat terlena dan merasa puas dengan apa yang diraih. Sebab, jika sudah merasa puas biasanya merasa malas untuk semakin berkembang. Karena itu diharapkan BMT NU Gapura terus meningkatkan inovasinya. 

“Sebab, para ahli ekonomi Indonesia mengatakan, bahwa salah satu kelemahan ekonomi Indonesia adalah rendahnya inovasi dari masyarakatnya,“ungkap Bupati Sumenep ini pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) XI Tahun Buku 2014, KJKS BMT NU Gapura di Graha Adipodai, Senin (23/02).

Untuk itu Bupati berharap pula pengelolaan koperasi harus terus dilakukan secara transparan, profesional, obyektif dan logis. Karena, jika sebuah organisasi sudah tidak dikelola dengan prinsip seperti itu, Insha Allah tidak akan mengalami kemajuan sedikitpun.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus berupaya secara maksimal untuk meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) dan Koperasi lewat program-program yang telah dilakukan maupun yang akan dilakukan di tahun mendatang.

“Keberadaan koperasi juga tumbuh dan menjadi pondasi perekonomian daerah. Hal tersebut dapat dilihat dari 2 sisi, yakni perkembangan secara kuantitas dan kualitas,”tambahnya.

Sementara itu, secara kuantitas, jumlah koperasi terus meningkat. jika pada tahun 2010 masih berjumlah 782 unit, maka pada tahun 2014 lalu telah meningkat menjadi 1.275 unit, atau 5,5 persen dari jumlah koperasi di Jawa Timur, dengan jumlah anggota mencapai 70.200 anggota lebih.

Sedangkan secara kualitas, dapat kita lihat dari berbagai prestasi koperasi di Sumenep dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2012, Kabupaten Sumenep telah meraih 12 penghargaan koperasi bergengsi, baik berskala propinsi dan nasional. ( Ren, Esha )