News Room, Kamis ( 03/09 ) Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Kabupaten Sumenep 2009 meningkat tajam, jika dibandingkan tahun 2008. Pada tahun ini, kucuran dana DAK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 17 milyar lebih, sedangkan pada tahun 2008 hanya sebesar Rp. 2 milyar. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais mengatakan, selian anggaran dana DAK memperoleh suntikan dana melalui APBN, juga mendapat dana sharing APBD Pemerintah Kabupaten Sumenep 2009 sebesar Rp. 1 milyar lebih, sehingga total alokasi dana DAK mencapai Rp. 19 milyar lebih. Pihaknya merencanakan memanfaatkan anggaran dana itu untuk pembangunan dan rehab ratusan ruang kelas, baik ruang kelas rusak berat maupun pembangunan ruang kelas baru. â€ÂTarget anggaran dana DAK 2009 khusus untuk pembagunan dan rehabilitasi sebanyak 292 ruang kelas yang tersebar di 102 lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar (SD). Perinciannya, sebanyak 256 ruang kelas rusak berat dan sebanyak 36 ruang kelas untuk pembangunan ruang kelas baru,â€Âtegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, masing-masing kegiatan program DAK, baik pembangunan dan rehab ruang kelas, biayanya sebesar Rp. 70 juta, dan anggaran itu termasuk anggaran dana meubeler. Pihaknya berharap pelaksana DAK bekerja secara professional, bahkan mengacu pada petunjuk dan ketentuan yang berlaku, sehingga program DAK di lembaganya tidak bermasalah. ( Yasik, Esha )