Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-11-2013
  • 625 Kali

Dalam Kebaikan, Memberi Sesungguhnya Adalah Menerima

News Room, Kamis ( 21/11 ) Sebanyak 200 anak yatim mendapat santunan yang diberikan Bupati Sumenep. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Peringatan Tahun Baru Hijriyah dan Penyerahan Santunan Bagi Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu malam (20/11). Dalam kesempatan tersebut Bupati mengingatkan, untuk selalu bersyukur dengan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. “Sesungguhnya, telah banyak nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Sesuatu yang tak mungkin kita mampu menghitungnya. dengan bersyukur, kita pasti akan ditambah nikmat oleh Allah SWT,”ungkapnya. Karena itu, Bupati mengingatkan, bahwa kehidupan di dunia ini, bukan karena mencari status sosial, tapi yang penting sejauh mana peran dan manfaat kepada sesama. “Sebenarnya, batas sempit dan luas itu tertancap dalam pikiran kita. Kalau kita selalu bersyukur atas nikmat dari Tuhan, maka Tuhan akan mencabut kesempitan dalam hati dan pikiran kita. Selain itu, salah satu prinsip dalam Islam yang perlu kita agungkan, adalah penghormatan terhadap mereka yang lemah. Bahkan, kadar keimanan kita, bisa ditinjau dari sejauh mana kepedulian kita terhadap sesama. Salah satunya budaya kita untuk memberi,”ujarnya. Meskipun dalam rumusan matematika, apabila sesuatu dikeluarkan, sesuatu itu akan berkurang. Namun, dari sisi agama, memberi justru melipat gandakan kebaikan si pemberi. Dalam Al-Quran disebutkan kebaikan satu akan berbalas 100. “Memberi sesungguhnya adalah menerima. Memberi kepada orang lain sesungguhnya adalah membuat diri sendiri menerima sesuatu yang sering kali jauh lebih besar dan berharga dari yang diberikan. Tak ada orang yang jatuh miskin karena memberi, dan tak ada orang yang kehilangan senyum bahagia karena memberi senyuman kepada sesama,”tambahnya. ( Ren, Esha )