News Room, Selasa ( 31/03 ) Dampak kenaikan BBM berimbas pada pelaku usaha kripik tempe di Kelurahan Karangduak Kecamatan Kota Sumenep. Meskipun dampak tersebut tidak sampai membuat pelaku usahanya gulung tikar.
Hal tersebut disampaikan Lurah Karangduak, Husen, S.Sos, pada Selasa (31/03) di ruang kerjanya. Kenaikan BBM pada tahun ini berdampak signifikan bagi usaha kripik tempe di Kelurahan Karangduak.
Untuk itu Ny. Nana Tri pemilik usaha kripik tempe merasa terpukul dengan kenaikan harga minyak goreng. Tetapi mereka masih eksis dan terus melanjutkan usahanya.
Selanjutnya usaha membuat kripik tempe dalam kemasan ini jarang dikerjakan warga Kecamatan Kota Sumenep, dan pemasarannya cukup berhasil. Tentu saja pengusaha kripik tempe ini mampu menyerap tenaga kerja warga sekitarnya.
Oleh karena itu Pemkab Sumenep diharapkan ikut memberikan pembinaan agar usaha kripik tempe di Kelurahan Karangduak semakin berkembang. ( JuP-01, Fer )