News Room, Jum’at ( 04/04 ) Disamping mendukung berbagai program pemerintah, baik pusat, Propinsi maupun Kabupaten Sumenep sendiri, seperti Askeskin, Raskin, JPES, PNBM-PPK dan sebagainya yang menyentuh langsung kepada masyarakat, utamanya masyarakat miskin, rupanya Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih juga menciptakan program produk sendiri, yakni Dana Sosial Kesehatan (Dasokes) yang pelaksanaannya dilakukan sejak bulan Nopember 2007 lalu. Kepala Desa Batu Putih Laok, Sucipto kepada News Room kemarin menjelaskan, jika program Dasokes timbul ketika ada masyarakat yang masih kesulitan untuk berobat kepada dokter, sebab tidak semua masyarakat miskin memperoleh Kartu Askeskin. Sehingga terkadang kesulitan dalam penanganan pengobatan masyarakat miskin yang tidak memiliki uang, namun sangat perlu penanganan pengobatan secepatnya. Melihat fenomena tersebut, pihaknya berinisiatif untuk melakukan sebuah program sosial dengan mengumpulkan dana swadaya masyarakat yang dapat membantu masyarakat yang juga memiliki hak untuk mendapatkan pengobatan sebagaimana mestinya. â€Kita sudah membuat memorandum of understanding (MoU) dengan UPTD Puskesmas Batuputih dan sudah berjalan dengan baik. Bahkan, sejak dilaksanakannya Dasokes selama empat bulan berjalan hingga akhir bulan Maret lalu itu, ada sekitar 250 orang masyarakat yang berobat ke Puskesmas melalui Program Dasokes ini.†ujar Sucipto. Lebih lanjut Kades yang juga seorang Guru SD ini mengaku, dalam pelaksanaaanya Dasokes merupakan program swadana masyarakat yang menyisihkan sebesar Rp. 1000,00/KK setiap empat bulan sekali, jadi dalam setahun setiap KK menyumbang total Rp. 3000,00. Sucipto mengaku respon masyarakat di Desanya yang berkisar 1.500 KK cukup baik, terbukti, petugas pengumpul dana yang diserahkan kepada masing-masing Kepala Dusun (Kadus) tersebut tidak kesulitan penagihannya. Karena itu pihaknya berharap hal tersebut dapat menjadi sumber inisiatif bagi masyarakat yang mampu untuk peduli pada masyarakat yang kebetulan kurang mampu. Sebab sumbangan sukarela yang tidak seberapa besarnya itu, jika program itu dilakukan secara seksama, sangat berarti bermanfaat bagi saudaranya yang kesulitan dalam pembiayaan pengobatan. ( Ren, Esha )