Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-02-2007
  • 581 Kali

DIDUGA KALAH PILKADES, MI AT-TARBIYAH DITUTUP PAKSA

Sumenep-Kominfo News Room : Sebanyak 60 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Tarbiyah yang berlokasi di Dusun Bates Daya Desa Bates Kecamatan Dasuk, sejak hari ini terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) dirumah Kepala MI At-Tarbiyah. Hal itu terjadi, karena sejak Selasa pagi (27/02) lembaga pendidikan tersebut ditutup paksa oleh ahli waris pewakaf tanah yang didirikan MI At-Tarbiyah. Kepala MI At-Tarbiyah, Salamet menuturkan, kegiatan belajar mengajar bagi siswa madrasah At-Tarbiyah itu dilakukan dikediamannya, karena halaman madrasah itu ditutup dengan ditanami pohon pisang, yang dilakukan sejak Senin malam. Sehingga, siswa tidak bisa memasuki ruang kelas. Ketika disinggung, apakah penutupan madrasah itu dikarenakan ahli wakaf bernama Syaifudin itu kalah dalam pelaksanaan Pilkades di Desa Bates ?. Dengan tegas, Salamet menyatakan, penutupan madrasah itu tidak ada hubungannya dengan Pilkades, mengingat yang kalah dalam Pilkades itu merupakan ahli wakaf dari tanah yang didirikan madrasah. Menurut Salamet, madrasah tersebut sudah didirikan sejak 1964 lalu, kemudian baru diwakafkan pada tahun 1991, dengan jumlah ruangan sebanyak 6 kelas yang berjumlah 60 siswa. Seluruh siswa itu akan terus melakukan KBM dikediamannya, selama belum ada penjelasan mengenai penutupan madrasah tersebut. Sementara itu Camat Dasuk, Drs. H. Moh. Nurhasan, M.Si mengaku sudah mendengar kejadian penutupan MI At-Tarbiyah. Karena itu pihaknya berjanji, dalam waktu dekat ini akan memfasilitasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut bersama Muspika setempat. H. Moh. Nurhasan menjelaskan, upaya yang akan dilakukannya, yakni dengan mendekati para pihak yang dinilai berkepentingan dengan madrasah tersebut. Kemudian, melakukan klarifikasi kepada ahli wakaf, apa yang mendasari ditutupnya madrasah itu, sehingga para siswa tidak terlantar dalam pelaksanaan KBM.( Nita, Esha )