News Room, Sabtu ( 01/09 ) Tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Sabtu (01/09) pagi, menggelar kegiatan fogging atau pengasapan di Dusun Temor Leke, Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Kegiatan itu, untuk mencegah meluasnya wabah demam berdarah dengue (DBD), setelah diketahui 7 warga setempat dilaporkan terkena virus nyamuk Aedes Aegypt tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Tim Dinkes menyemprot lingkungan perumahan warga dan kamar mandi, termasuk lingkungan sekolah di radius 200 meter Dusun Temor Leke. Kepala Desa Parsanga, Imam Idhafi, menyambut positif pengasapan yang dilakukan Dinkes. Hanya saja, pihaknya mengaku sedikit kecewa, karena kegiatan penyemprotan tersebut baru dilakukan setelah ada temuan 7 warga di Desanya dinyatakan positif menderita DBD. “Mestinya pengasapan ini dilakukan rutin tiap tahun, bukan dadakan ketika ada korban. Nyamuk penyebab DBD itu kan terus berkembang. Tapi bagaimanpun kami berterima kasih atas respon yang diberikan Dinas Kesehatan terhadap warganya,”kata Idhafi, Sabtu (01/09). Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Hj. Jetty Nurdiyah Ningrum, M.Si mengungkapkan, pihaknya sengaja melakukan fogging di Desa Parsanga, karena memang berdasarkan hasil investigasi, terdapat 3 dari 7 warga Desa Parsanga yang dilaporkan DBD dinyatakan positif. “Nah, untuk antisipasi bertambahnya penderita DBD, kami lakukan fogging (pengasapan),”ujarnya. Selain itu, kata dr. Hj. Jetty, pasca fogging, pihaknya tidak tinggal diam, akan tetap menindak lanjuti dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). ( Nita, Esha )