Sumenep-Kominfo News Room : Upaya menekan melonjaknya harga minyak goreng yang berlangsung sekitar sebulan yang lalu, Pemerintah Daerah melakukan pemantuan pasar dan hasilnya kemudian dilaporkan ke Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Kabupaten Sumenep, Ir. Budik Dadik, MM. menegaskan, salah satu cara mencegah menaiknya harga minyak goreng, pihaknya terus melakukan pemantuan pasar 2 kali kegiatan selama seminggu dan ternyata kegiatan tersebut menuai hasil, terbukti harga minyak goreng relatif normal yang harganya tidak jauh berbeda dengan daerah lain dengan harga berkisar Rp. 8.000,00 lebih. Pihaknya berharap harga minyak goreng dunia bisa normal kembali sehingga harga tetap stabil. Menyinggung langkah instasinya dalam membina pengusaha minyak goreng lokal, Budi Dadik mengatakan, sejauh ini pihaknya mimang telah melakukan pembinaan, namun hasilnya relatif kecil, karena mereka kalah bersaing dengan perusahaan, apalagi harga minyak goreng lokal bergantung dari harga kelapa. ( Yasik,Ong,Soek )