Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-10-2012
  • 574 Kali

Dinas Peternakan Sidak Pedagang Kambing Kurban

News Room, Selasa ( 23/10 ) Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep melakukan pantuan langsung ke pengepul dan pedagang kambing sebagai hewan kurban, pada Selasa (23/10) pagi, dikawasan Desa Pangarangan dan Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arif Rusdi menjelaskan, pantuan langsung ke lapangan itu dilakukan untuk memastikan kondisi kambing yang akan dijual sebagai hewan kurban oleh para pedagang menjelang Idul Adha. “Kami ingin mengecek secara langsung kondisi hewan kurban, apakah sehat atau sakit. Kalau hewannya sehat, otomatis dagingnya juga akan aman dikonsumsi. Makanya kami langsung turun ke pengepul dan pedagang kambing kurban,”kata Arif Rusdi, Selasa (23/10). Hasil pantauan, kata Arif Rusdi, untuk sementara sampai saat ini kambing yang dijual dalam kepentingan kurban, kondisinya sehat. “Tidak ada temuan yang mengkhawatirkan terkait kondisi hewan kurban di Sumenep. Hanya saja, di lapangan kami menemukan kambing yang sedang sakit mata. Itu pun sebagian kecil saja, dan langsung kami beri obat tetes mata. Penyakit mata tersebut mungkin disebabkan debu, sehingga tidak bahaya dan mudah disembuhkan,”terangnya. Arif Rusdi mengemukakan, selain ke pengepul dan pedagang kambing, pihaknya juga terus melakukan pengawasan disejumlah tempat, baik pasar maupun tempat pemotongan hewan. “Sejak awal pekan lalu, pantauan di pasar ataupun dirumah pemotongan hewan sudah kami lakukan. Dan, sekarang sidak langsung ke pengepul hewan kurban. Hasilnya memang daging hewan kurban di Sumenep, aman dikonsumsi,”terangnya. Arif Rusdi berjanji akan terus melakukan pantauan hingga hari H Idul Adha, dengan menurunkan personel khusus hingga ke tempat penyembelihan. “Pemantauan kami tidak akan berhenti sampai disini. Tim yang sudah kami tunjuk akan terus bergerak, bahkan hingga hari H saat penyembelihan nanti. Hal itu untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang disembelih dalam kondisi sakit terserang virus,”ungkapnya. ( Nita, Esha )