News Room, Rabu ( 11/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah menetapkan kelompok petani (Poktan) tembakau penerima bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2011. Melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan setelah dilakukan verifikasi oleh Tim, menetapkan sebanyak 130 kelompok petani tembakau penerima DBHCHT 2011 yang tersebar di 12 Kecamatan. Kepala Bidang Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Drs. Nasah Bandy, M.Si, Rabu (11/05) mengatakan, sebanyak 130 kelompok tani penerima DBHCHT 2011 yang tersebar di 12 Kecamatan, yakni Kecamatan Dasuk sebanyak 3 kelompok petani, Ganding 17 kelompok, Guluk-guluk 20 kelompok, Lenteng 11 kelompok, Manding 6 kelompok, Saronggi 8 kelompok, Pasongsongan 16 kelompok, Pragaan 8 kelompok, Rubaru 15 kelompok, Ambunten 11 kelompok, Batuputih 2 kelompok, dan Kecamatan Bluto sebanyak 13 kelompok petani penerima. Angka kelompok petani tembakau penerima DBHCHT 2011 dimasing-masing Kecamatan itu memang tidak sama, sebab pihaknya dalam menentukan kelompok penerima menyesuaikan dengan jumlah pengajuan proposal kelompok tani dimasing-masing Kecamatan. ”Perbedaan kelompok petani tembakau penerima DBHCHT 2011 itu sepenuhnya tergantung dari jumlah proposal yang diajukan oleh kelompok tani dimasing-masing Kecamatan, sehingga yang lolos verifikasi berhak menerima bantuan. Dan bagi kelompok petani yang sudah menerima bantuan tahun sebelumnya, meski sudah mengajukan proposal, sudah dipastikan tidak menerima lagi bantuan tahun ini, mengingat DBHCHT tahun ini hanya khusus bagi kelompok yang belum pernah menerima bantuan,”tegasnya. Nasah Bandy menyatakan, kelompok petani tembakau menerima bantuan DBHCHT 2011 diantaranya penguatan modal usaha dengan besaran bantuan masing-masing kelompok sebeeasr Rp. 14.400.000,00 dan bantuan peralatan pasca panen. Sebelum merealisasikan program DBHCHT 2011, pihaknya rencananya mengadakan sosialisasi pada 130 kelompok petani penerima dalam minggu ini. ”Insya Allah sosialisasi itu dijadwalkan pada tanggal 12 Mei 2011 dan kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )