News Room, Kamis ( 23/04 ) Sekitar 100 orang pencari kerja dari kalangan perempuan, mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan industri rokok yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmograsi Kabupaten Sumenep. Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, Drs. Moh. Junaidi, M.Si mengatakan, pelatihan dan pembinaan industri rokok itu merupakan serangkian kegiatan instansinya melalui dana bagi hasil tembakau tahun anggaran 2009. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan kaum perempuan pencari kerja, dengan harapan, jika mereka telah memiliki kompetensi dibidang industri rokok akan membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan. â€ÂSetelah mengikuti pembinaan kita akan upayakan semaksimal mungkin terhadap mereka untuk mendapat pekerjaan di persusahan-perusahaan rokok yang memang membutuhkan tenaga kerja trampil,â€Âtegasanya. Moh. Junaidi menyatakan, program pelatihan dan pembinaan industri rokok ini memprioritaskan pencari kerja yang tidak memiliki pengalaman kerja. Karena itu, jika peserta pelatihan melebihi target sebanyak 95 orang, pihaknya akan melakukan test seleksi yang dijadwalkan pada awal pekan depan. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi berencana untuk melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembinaan industri rokok pada bulan Mei 2009 mendatang. ( Yasik, Esha )