Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-12-2015
  • 491 Kali

Entas Kemiskinan Melalui Lembaga Keuangan Mikro Di Jawa Timur

News Room, Selasa ( 15/12 ) Kepala Dinas Koperasi Jawa Timur, I Made Sukartha, pada kegiatan pembukaan Sosialisasi Pembentukan Insfrastruktur Keuangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) se Madura di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (15/12) mengungkapkan, dari 31.700 Koperasi di Jawa Timur, kira-kira 12 persen atau sekitar 3.000-an koperasi yang tidak aktif.

“Sebetulnya, koperasi yang tidak aktif itu harus dimaping dulu, soalnya ketidak aktifan mereka itu bisa terjadi karena mereka memang dibentuk untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah,”ungkapnya.

Karena itu hal tersebut harus dicegah dan pihaknya mendapat informasi dari semua lapisan masyarakat bahwa Koperasi adalah soko guru kita semua dalam perekonomian negara ini.

I Made Sukartha menambahkan, dengan digelarnya acara tersebut diharapkan Koperasi Wanita (Kopwan) dan para pelaku UKM dapat memacu, agar dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran, khususnya masyarakat Jawa Timur.

Sementara itu hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Bupati Sumenep, Drs. Ec. Sudharmawan, MM, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dalikusuma, SH, Sekdakab Sumenep, Drs, Hadi Soetarto, M.Si, Pimpinan SKPD, Forpimda, serta perwakilan kelompok Koperasi dari 4 Kabupaten di Madura.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si juga berharap melalui kegiatan tersebut akan semakin meningkatkan penguatan kelembagaan Koperasi maupun Lembaga Keuangan Mikro, khususnya di Sumenep, sehingga ke depan masyarakat semakin sejahtera.

“Karena itu, kami terus melakukan penguatan kelembagaan Koperasi di beberapa daerah di Sumenep, agar lembaga keuangan tersebut sesuai prosedur dan legal secara hukum,”tambahnya. ( Ren, Esha )