Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-06-2010
  • 565 Kali

Fokuskan Pada Pembangunan Sarana Prasarana

News Room, Jum’at ( 18/06 ) Demi untuk menunjang sarana prasarana, khususnya yang ada di Desa Karangbudi Kecamatan Gapura, melalui hasil kesepakatan warga bersama Pemerintahan Desa setempat, untuk alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) 2010 ini tetap diprioritaskan bagi pembangunan sarana dan prasarana, serta berbagai kepentingan sarana penunjang di Balai Desa setempat. Kepala Desa Karangbudi, Roni Yusiyanto kepada wartawan mengaku, priortitas pembenahan sarana dan prasarana, khususnya di Balai Desanya dilakukan agar dirinya beserta aparatur Desa merasa nyaman dalam menjalankan tugas sehari-hari di Desanya. ”Kali ini kami anggarkan untuk pembenahan keperluan kenyaman di Balai Desa, yakni berupa pemasangan langit-langit Balai Desa, tempat parkir, kursi 30 unit, papan nama struktur Desa, dan penimbunan halaman Balai Desa,”tegasnya. Diakui, kenyamanan dan keamanan di Balai Desa tetap penting untuk menambah semangat bekerja, maupun kepentingan masyarakat lebih terlayani dengan baik ketika mengurus berbagai kepentingan administrasi dan sebagaianya. Sebab, itu juga merupakan bentuk pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dijelaskan, dari total ADD tahun 2010 ini sebesar Rp. 43 juta, kali ini baru diterima 40 persen, yakni Rp. 18 juta. Karena itu, pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana secepatnya dilaksanakan, sehingga tahap berikutnya akan segera turun. Dan semua aparatur Desa yang ada bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. ”Karena sesuai aturan yang ada, semua Kepala Desa dan aparatur Desa diharuskan ngantor di Balai Desa, agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan bisa terlayani,”tambahnya. Untuk itu, Roni mengharuskan semua aparatur Desanya untuk ngantor di Balai Desa, termasuk bagi RT/RW diharapkan pula seminggu sekali datang. Sedangkan untuk perangkat dan Kepala Dusun seminggu 2 kali. Apalagi dengan adanya TPAPD bagi perangkatnya, sehingga tidak ada alasan untuk tidak ngantor. Disamping ADD, Desa Karangbudi tahun 2010 ini juga mendapat dana PNPM MP sebesar Rp. 160 juta yang nantinya dana tersebut akan dialokasikan untuk Polindes. Sebab, selama ini Bidan Desa tidak memiliki Polindes, dan saat ini masih menempati rumah warga. Diharapkan nantinya dengan adanya Polindes, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani dengan lebih baik. ( Ren, Esha )