Sumenep-Infokom News Room : Untuk menghilangkan klaim, bahwa masyarakat Madura hanya mampu menjadi tukang sate dan tukang carok, maka, Mahasiswa Madura yang ada di Perguruan Tinggi Jakarta, Rabu (24/08) menggelar Forum Mahasiswa Madura (Formad) Jakarta bertempat di Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Sumenep. Ketua Pelaksana Formad, Mohammad Hayat menuturkan, kegiatan itu dilakukan tidak lain untuk melakukan rekonstruksi ulang terhadap klaim tersebut. Kemudian, ingin mencari penyebab Madura itu terpuruk. Namun yang paling urgen dalam kegiatan ini, pihaknya hanya ingin bersosialisasi dengan mahasiswa, masyarakat dan pemerintah di Madura. Hayat menambahkan, upaya membangkitkan gairah masyarakat Madura, khususnya mahasiswa Madura untuk memerangi klaim itu, maka setelah kegiatan ini berakhir, pihaknya bertekad untuk membuat rekomendasi yang akan diserahkan kepada masing-masing daerah. Artinya, seminar yang bertajuk “Bangkitlah Maduraku� itu, bukan hanya sekedar kegiatan untuk menghambur-hamburkan biaya saja. Bahkan, Hayat yakin, mahasiswa Madura yang ada di PT Jakarta akan mem-follow up-pi hasil kegiatan ini, dan pihaknya mengaku akan secepatnya mensosialisasikan kepada masyarakat Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Karena itu, pihaknya berharap kegiatan ini akan mampu memberikan motivasi dan pembaharuan terhadap kehidupan masyarakat Madura secara keseluruhan. ( Nita, Esha )