Sumenep-Infokom News Room : Gara-gara hilang kemudi, mobil Daihatsu Taruna Nomor Polisi L 1024 W, yang dikemudikan Akhmad Hadi Amrullah (18) pelajar SMA Negeri 1 Sumenep, warga Jl. Kamboja 11-A Kelurahan Pajagalan, Selasa malam (13/09), sekitar pukul 19.45 WIB dijalan umum Saronggi Kecamatan Saronggi, menabrak 3 pohon asam, yang menyebabkan salah satu penumpangnya, Moh. Nurkholis (17), pelajar SMA Negeri 1 Sumenep, kelas 3 IPA-3, tewas di TKP. Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH melalui Bintara Presenter Polres Sumenep, Bripka Moh. Aman menceritakan, peristiwa naas itu bermula dari mobil yang dikemudikan Akhmad Hadi Amrullah, dengan berpenumpang 3 orang, semuanya pelajar SMA Negeri 1 Sumenep, pulang dari kuliah maghrib, berjalan dari arah selatan ke utara diduga melaju dengan kecepatan 70-80 km/jam di Jl. Umum Desa Saronggi. Pada saat itu, mobil Daihatsu Taruna berusaha mendahului sebuah kendaraan Kijang Station, yang tidak diketahui identitasnya. Sesaat setelah mendahului itu, posisi kedua mobil itu sejajar. Namun, sangat disayangkan ketika hendak mendahului, pengemudi Daihatsu Taruna tidak bisa menguasai kendaraannya, sehingga oleng dan terjadi selip, dengan menabrak 3 pohon asam di bahu jalan bagian timur. Akibat kecalakaan tersebut, kondisi mobil Daihatsu Taruna rusak berat, 1 penumpang tewas, 2 penumpang dan 1 pengemudi hanya mengalami luka ringan, yang saat ini masih di rawat di RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Aman juga menerangkan, bahwa 2 penumpang yang mengalami luka ringan itu, yakni Rizki Fitri Nasrullah (17) warga Perum BTN Kolor dan Nuriska Adi Wirawan (17) warga Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep. Kerugian dari kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp. 25 juta. Selain itu Aman juga menjelaskan, barang bukti berupa mobil Daihatsu Taruna berikut STNKB dan SIM A atas nama Akhmad Hadi Amrullah diamankan di Mapolres Sumenep, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. ( Nita, Im )