Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-12-2006
  • 801 Kali

GEDUNG KESENIAN RRI CABANG PRATAMA SUMENEP DIRESMIKAN

Sumenep-Kominfo News Room : Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai lembaga penyiaran publik tidak hanya independent dalam kontek keberadaan lembaganya saja, melainkan makna dari independent itu harus tertanam dalam jiwa insan-insan karyawannya. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika peresmian Gedung Kesenian RRI Cabang Pratama Sumenep, Sabtu pagi (09/12) menjelaskan, independent itu sejatinya bukan hanya sebagai simbol dari RRI semata, tetapi yang utama, yakni komitmen karyawan RRI untuk memiliki sikap yang obyektif, sportif dan profesional, sehingga serangkian sajian acara publik benar-benar demi kepentingan masyarakat. Jika insan RRI tidak membangun sikap independent, keberadaan RRI akan berubah fungsi yang semestinya sebagai media publik, akan menjadi media pribadi atau media untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Disisi lain Bupati mengharapkan, pembangunan Gedung Kesenian RRI ini akan bermanfaat terutama dalam rangka melestarikan dan mengembangkan kebudayaan masyarakat, bahkan RRI akan menjadi perekat sosial, guna membangun masyarakat kearah yang lebih baik. Ditempat yang sama Kepala RRI Cabang Pratama Sumenep, Hasto Kuncoro mengatakan, pembangunan Gedung Kesenian ini sempat tertunta selama 10 tahun, namun atas kebijakan Direktur Utama LPP-RRI Pusat, pembangunan itu bisa didanai melalui APBN. Bahkan pembangunan Gedung Kesenian ini telah melalui ketentuan sesuai peraturan pemerintah tentang pengadaan barang dan jasa. Sedangkan Direktur Utama LPP-RRI Pusat, Parni Hadi menambahkan, kombinasi lama dan baru dari bangunan Gedung Kesenian ini merupakan cermin kebudayaan bangsa, dan kondisi itulah semangat pembaharuan budaya. Karena itu pihaknya berharap keinginan Gedung Kesenian RRI sebagai wahana baru membangkitkan budaya Madura mampu terwujud secara maksimal. Persemian Gedung Kesenian RRI ini ditandai dengan penanda tanganan prasasti oleh Direktur Utama LPP-RRI Pusat dan pengguntingan seuntau bunga melati oleh Bupati Sumenep. ( Yasik, Esha )