Sumenep-Kominfo News Room : Pelayanan PLN Kecamatan Arjasa sejak sebulan lalu tidak maksimal. Dalam memberikan pelayanan penerangan listrik kepada masyarakat PLN setempat menerapkan pemadaman secara bergiliran, akibatnya sebagian Desa di Kecamatan Arjasa gelap gulita. Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan Kangean, Moh. Hanafi menerangkan, penerangan listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat Kangean, sehingga dengan pemadaman secara bergiliran akan berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, utamanya dalam bidang ekonomi termasuk akses informasi. Ironisnya, kendati aliran listrik tidak optimal, masyarakat pada setiap bulan tetap membayar rekening tagihannya. Untuk itu dirinya meminta PLN secepatnya membenahi gangguan tersebut, mengingat aliran listrik yang hanya menyala 1 hari dan 2 hari padam itu sangat merugikan masyarakat. Moh. Hanafi menuturkan, padamnya penerangan listrik di Kangean belum jelas penyebabnya, apakah kesulitan bahan bakar atau kerusakan mesin. Sementara Supervisor UPJ PLN Sumenep, M. Slamet mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik secara bergiliran, karena ada kerusakan pada generator mesin, dan saat ini pihaknya sedang memperbaiki everhool mesin yang rusak di Surabaya. ( Yasik, Esha )