Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-09-2008
  • 950 Kali

Gudang Garam Jadi Tutup, Pembelian Tembakau Berakhir

News Room, Jum’at ( 05/09 ) Meski kalangan petani dan elemen lainnya berharap agar pembelian tembakau tidak ditutup, namun dua gudang milik Gudang Garam di Kabupaten Sumenep, tepatnya di Desa Gedungan dan Guluk-guluk hari ini, Jum’at (05/09) dipastikan hari terakhir pembelian tembakau. Dan terhitung tanggal 6 Agustus besok sudah ditutup. Menurut Kuasa Pembelian Gudang Garam Perwakilan Sumenep, Freddy Kristianto kepada sejumlah wartawan mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memaksakan membeli diluar ketentuan kantor pusat. Sebab pihaknya hanya bersifat pelaksana pembelian saja, namun semua kebijakan tergantung pusat. Apalagi tegas Fredy, pembelian tembakau di Sumenep sudah melampaui target. “Saat ini pembelian kita sudah lebih 2.000 ton. Padahal target sebelumnya hanya 4.000 ton. Sementara saat ini sudah lebih 6.000 ton. Jadi perusahaan tidak bisa memaksakan diri membeli diluar kebutuhan dan kemampuan perusahaan,”ujar Freddy. Tapi yang jelas tegas Freddy, semua tembakau berkwalitas sudah terbeli semua, sedangkan sisanya yang tidak terbeli, kemungkinan tembakau sawah. Dan itu hanya seberapa persennya saja. Soal kemungkinan adanya kebijakan buka kembali seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu, menurut Freddy, meski memang pernah terjadi seperti itu, namun tidak selalu terjadi seperti itu. Karena perusahaan sudah menghitung berapa kebutuhan tembakau yang akan dibeli. Apalagi saat ini kwalitas tembakau cukup bagus, sehingga pembelian memang sudah dicukupi. Namun apabia memang akan terjadi seperti itu, pihaknya tetap tidak dapat memastikan. Tapi yang jelas, hingga hari ini tidak ada perubahan instruksi dari pusat. ( Ren, Esha )