News Room, Sabtu (06/05) Harapan masyarakat petani yang menginginkan agar gudang Silo Jagung di Kecamatan Bluto yang sempat lama mangkrak segera dapat dioperasikan sepertinya akan segera terjawab. Sebab, direncanakan pada bulan oktober 2011 mendatang sudah bisa dioperosikan. Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Drs.H.Ahmad Aminullah, MSi kepada wartawan mengaku sudah mendapat kabar baik soal perkembangan Silo Jagung. Sebab, beberapa waktu lalu pihaknya menghadiri undangan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komodini) Pusat terkait tekhnis pengoperasian Silo Jagung. “Pekan kemarin kami diundang Bappebti Pusat bersama Kabupaten lain di di Jatim mengenai teknis pengopersian Silo Jagung itu.”Jelasnya. Jadi tegas Aminulla, dari hasil pertemuan itu sudah ada komitmen untuk direalisasikan pada musim terakhir di tahun 2011, yang diperkirakan pada bulan oktober . bahkan tegas Aminullah, mangkraknya gudang Silo Jagung yang dianggarkan melalui APBN itu tidak hanya terjadi di Sumenep. Sebab, ternyata memang baru empat Kabupaten yang mulai mengoperasikan gudang Silo Jagung. Sementara itu anggota Komisi B DPRD Sumenep, Ahmad Fausi mengungkapkan, masyarakat banyak yang bertanya-tanya mengenai operasi silo jagung, sebab proyek gudang yang dibangun sejak 2009 itu belum pernah beroperasi dan terkesan disia-siakan. “Jadi masyarakat sangat berharap itu segera diwujudkan, sehingga anggaran yang sudah dikeluarkan milyaran rupiah itu tidak sampai mubadzir.”Pungkasnya. (ren,y02k)