Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-08-2009
  • 425 Kali

Gudang Tembakau Belum Buka, Himbau Petani Tak Keburu Menjual

News Room, Sabtu ( 08/08 ) Belum dibukanya gudang tembakau di Kabupaten Sumenep, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) meminta petani tembakau, untuk tidak menjual tembakaunya, sebab harga tembakau saat ini jauh dari harapan, yakni berkisar antara Rp. 14.000,00 hingga Rp. 24.000,00 per-kilogram. Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dishutbun Sumenep, Bambang Heriyanto, SP mengatakan, jika tembakau dijual sebelum pabrikan melakukan pembelian, maka petani tembakau akan merugi. ”Hasil koordinasi pihak Dishutbun dengan pabrikan terutama Kuasa Pembelian PT. Gudang Garam Patean Sumenep, pembelian diperkirakan akan berlangsung 15 Agustus 2009 mendatang,” terangnya. Ia menjelaskan, pihaknya sebenarnya tidak melarang petani memanen tembakaunya. Hanya saja, setelah dipanen tembakaunya tidak tergesa-gesa dijual ”Kami hanya berharap pada petani yang sudah memanen tembakaunya, agar tidak buru-buru menjualnya, mengingat gudang belum melakukan pembelian,” ujarnya. Bambang menerangkan, harga pembelian tembakau tahun ini diperkirakan tinggi. Karena, harga dipasaran sekarang sudah mencapai Rp. 14.000,00 hingga Rp. 24.000,00 per-kilogramnya. ”Jadi, kalau gudang sudah melakukan pembelian, diprediksi harganya jauh lebih tinggi. Makanya, kami minta petani tidak menjual tembakaunya sekarang,”ungkapnya menambahkan. Bahkan, pihaknya juga berharap, pembelian yang dilakukan pabrikan tidak hanya berlangsung dua pekan, seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan lebih panjang karena banyak petani tembakau yang menanam lebih dari dua kali, sehingga panen tembakau juga lebih panjang. ( Nita, Esha )