Sumenep-Kominfo News Room : Menjelang tutup gudang, yang dipastikan tanggal 8 September 2006, aktifitas pembelian tembakau di gudang Patean terus meningkat. Terbukti, diakhir transaksi pembelian tembakau, gudang Patean sudah mampu membeli tembakau sebanyak 10.000 ton lebih. Menurut Wakil Kuasa pembelian gudang tembakau Patean, Freddy Kustianto, pembelian tembakau mencapai 10.000 ton lebih itu, merupakan gabungan dari gudang Patean dan Guluk-guluk, yang masing-masing pembelian tembakau mencapai 5.000 ton lebih. Freddy menandaskan, untuk musim panen tembakau tahun ini, PT. Gudang Garam wilayah Sumenep, dalam pembeliannya melebihi target awal, yakni hanya 3.825 ton tembakau dari 2 gudang. Sementara, jumlah pembelian tembakau yang sudah masuk, sudah berjumlah 10.000 ton lebih tembakau. Freddy mengaku, melejitnya jumlah tembakau yang dibeli itu, karena kualitas tembakau saat ini memang bagus. Karena itu, pihaknya terpaksa membeli tembakau melebihi target, mengingat pihak pabrik juga tidak merasa keberatan. Freddy menegaskan, sejak tanggal 8 September 2006, pihaknya tidak akan melayani pembelian tembakau lagi. Artinya, sejak tanggal 8 September 2006, tidak ada lagi kebijakan untuk membeli tembakau, meskipun kualitas tembakaunya sangat bagus. Karena, tembakau yang saat ini masih ada itu hanya tembakau sawah, yang tidak masuk dalam target PT. Gudang Garam. ( Nita, Esha )