News Room, Senin ( 31/08 ) Musyawarah Daerah atau Musda II Jam iyah Ahlith Thariqah al-Mu tabarah an-Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Sumenep, yang diselenggarakan Minggu (30/08) di Kantor PCNU Sumenep, secara aklamasi kembali mengukuhkan Drs. H. Kurniadi Widjaja, M Si, sebagai Mudir atau Ketua.
Sementara Ketua Majelis Ifta dijabat oleh KH. Thaifur Aliwafa. Selain itu juga tampil tokoh wanita sebagai anggota Lajnah Muslimat Thariqah, yaitu Ny. Zainab Ali Hisyam, dan Syarifah Halimah al-Hinduan.
Selepas pemilihan, hari itu juga langsung digelar pelantikan para pengurus JATMAN periode 2015-2020 tersebut.
"Diharapkan ke depan, thoriqoh makin berkembang dan makin lengket dengan Nahdlatul Ulama (NU), demi peningkatan iman dan taqwa yang diridloi Allah SWT,"kata H. Kurniadi pada News Room selepas pelantikan.
Menurut H. Kurniadi, Sumenep mendapat apresiasi dari JATMAN Provinsi, karena meskipun yang paling banyak aliran thariqahnya, namun sangat guyub dan kondusif. "Kalau dibanding beberapa daerah di Jatim yang kurang kondusif,"tambahnya.
Berdasar data yang diterima media ini, Idaroh Syu biyah JATMAN Kabupaten Sumenep mengayomi 7 thoriqoh, yaitu Naqsyabandiyah Muzhhariyah, Naqsyabandiyah Kholidiyah, Syatariyah, Syadziliyah, Tijaniyah, dan Qodiriyah Naqsyabandiyah.
Sementara yang hadir kemarin dalam Musda yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diantaranya pengurus JATMAN Provinsi (Idarah Wustho), pengurus Syuriah dan Tanfidziah PCNU Sumenep. Disamping itu juga hadir beberapa tokoh kiyai di Sumenep, diantaranya KH. Fayadl As ad (Karay), KH. Shafraji (Ketua MUI), dan lain-lain.
Sekadar diketahui, JATMAN merupakan lembaga yang dibentuk oleh ormas NU. Lembaga ini bergerak untuk memberi rambu-rambu pada masyarakat tentang thariqah yang mu tabar dan ghairu mu tabar. Secara hierarki, pengurus JATMAN terdiri dari Idaroh Aliyah atau pengurus pusat, Idaroh Wustho atau pengurus Provinsi dan Idaroh Syu biah atau pengurus tingkat Kabupaten. ( Farhan, Esha )