Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-06-2013
  • 565 Kali

Harga BBM Di Pulau Masalembu Merangkak Naik

News Room, Senin ( 10/06 ) Harga bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, saat ini merangkak naik. Kondisi ini akibat dari rencana pemerintah pusat yang akan menaikkan harga BBM. Anggota DPRD Sumenep asal Kepulauan Masalembu, Darul Hasyim Fath mengatakan, rencana kenaikan harga BBM itu pasti berdampak pada masyarakat, terutama mereka yang ada di kepulauan. Meski belum ditetapkan ada kenaikan harga BBM, kini harga BBM jenis premium di kepulauan/Kecamatan Masalembu sudah mengalami kenaikan hingga Rp. 10.000,00, padahal harga normalnya Rp. 5.000,00 di tingkat pengecer. “Harga premium mencapai Rp. 10.000,00 per-liternya. Dan barangnya juga tidak ada. Ini merupakan dampak akan adanya kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Bagi warga kepulauan sangat memberatkan,”kata Darul, Senin (10/06). Menurutnya, tingginya harga dan mengurangnya stok BBM jenis premium di Masalembu itu diduga ada permainan dari pihak agen premium atau pengusaha yang ada di kepulauan. 'Pengusaha memang mempunyai peluang untuk menaikan harga BBM di moment seperti sekarang ini,'ujarnya. Pada kondisi saat ini, lanjut Darul, mestinya Pemerintah Kabupaten mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan persoalan yang dilami masyarakat. “Upaya apapun harus dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah harus bertanggung jawab atas beban masyarakat, terkait dampak rencana kenaikan harga BBM ini,”terangnya. Ia juga menegaskan, dampak terparah dari rencana kenaikan harga BBM tersebut, adanya dugaan penimbunan BBM di kepulauan yang mengarah pada kebenaran. “Buktinya, stok BBM di kepulauan hingga saat ini sering terjadi kekurangan, padahal suplay dari daratan tetap berjalan seperti biasanya. Nah, untuk meminimalisir penimbunan BBM, pihak keamanan juga harus bergerak, jangan diam saja menunggu laporan dari warga,”tegasnya. ( Nita, Esha )