News Room, Kamis ( 11/09 ) Kenaikan harga elpiji non subsidi ukuran 12 kilogram, dari Rp. 92.800,00 per tabung ke Rp. 114.300,00 per tabung diprediksi akan berdampak pada migrasi konsumen elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram. Kuota elpiji untuk kabupaten Sumenep sebanyak 3.457.077 tabung per tahunnya. Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep, Mohammad Hanafi, S.I.P, menjelaskan, kenaikan harga elpiji non subsidi ukuran 12 kilogram itu dikhawatirkan akan berdampak pada perpindahan penggunaan elpiji dari ukuran 12 kilogram ke 3 kilogram. "Untuk mengantisipasi migrasi pengguna elpiji, kami langsung menindaklanjutinya dengan mengirim surat ke semua Camat baik di daratan maupun di kepulauan Sumenep," kata Hanafi, Kamis (11/09). Hanafi mengungkapkan, itu dilakukan agar para Camat ikut memantau di lapangan, supaya tidak terjadi perpindahan penggunaan elpiji 3 kilogram ke 12 kilogram. "Sementara ini masih belum ada perpindahan penggunaan elpiji non subsidi ukuran 12 kilogram ke elpiji bersubsidi, ukuran 3 kilogram," ungkapnya. ( Nita, Fer )