Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-09-2010
  • 382 Kali

Hijrah Ke Kota, Masyarakat Desa Beringsang Berkurang

News Room, Rabu ( 15/09 ) Kegiatan mudik dan balik menjelang dan sesudah lebaran Idul Fitri bagi masyarakat Kepulauan Giligenting, khususnya Desa Geddugan memang merupakan tradisi dan budaya yang sudah terjadi sejak lama. Masyarakat yang bekerja keluar kota seperti ke Jakarta bisa dikatakan cukup banyak yang berhasil, sehingga hampir setiap tahun terus bertambah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sepertinya frekuensi para perantau di Desa Beringsang sedikit demi sedikit berkurang. Menurut Kepala Desa Beringsang, Sutlan, SE, kondisi masyarakat Desanya sebenarnya sudah banyak yang bisa dikatakan memiliki kemampuan yang cukup. Karena rata-rata bagi mereka yang tidak bekerja keluar kota, sebagian melakukan perdagangan dan usaha lainnya di Desanya sendiri. Hal tersebut menurut Sutlan dapat dilihat dari tingkat para pemudik yang biasanya beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri sudah bersiap untuk kembali keluar kota. Semakin berkurangnya masyarakat yang hijrah ke kota memang diharapkan masyarakat. Yang penting mereka dapat berusaha dengan baik ditanah kelahirannya sendiri. “Misalnya saja, sebagian mereka berdagang, usaha home industri dan bekerja sebagai pembuat perahu dan kerajinan lainnya. Sementara salah seorang keluarganya juga pergi merantau,”ujar Sutlan. Apalagi tegas Sutlan, sejak 6 bulan ini Desanya sudah memiliki Pasar Desa yang representatif, sehingga perputaran ekonomi di Desanya perlahan sudah cukup bagus. Dan keberadaan Pasar Desa merupakan salah satu penunjang pusat perekonomian masyarakat Desa yang emmang sejak lama menginginkan adanya Pasar Desa. Meskipun diakui keberadaannya memang masih belum maksimal, namun setidaknya sudah bisa memenuhi harapan masyarakat untuk memiliki Pasar Desa tersebut. Dan, keberadaannya yang tidak jauh dengan dermaga pelabuhan Desa, juga mudah dijangkau dari semua penjuru warga Desa. ( Ren, Esha )