Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-02-2014
  • 866 Kali

Hujan Debu Letusan Gunung Kelud Sampai Sumenep

News Room, Jumat ( 14/02 ) Hujan debu dampak letusan Gunung Kelud, sampai ke Kabupaten Sumenep. Gerimis abu vulkanik ini dirasakan warga Bumi Sumekar, sejak Jumat (14/02) sekitar pukul 6.30 WIB. Warga pun banyak yang mengenakan masker saat keluar rumah. Hujan abu dampak dari letusan Gunung Kelud yang mulai erupsi pada Kamis (13/02) pukul 22.50 WIB itu, mengejutkan warga Sumenep. Roni, warga Kecamatan Kota Sumenep, mengatakan, hujan debu ini diketahui ketika mobil dan sepeda motornya yang berada di halaman penuh debu berwarna putih, seperti abu vulkanik. "Awalnya tidak tahu, tapi melihat motor dan mobil saya tiba-tiba penuh dengan abu, baru sadar kalau erupsi Gunung Kelud sampai ke Sumenep. Saya tahunya pagi-pagi tadi waktu keluar rumah untuk nganter anak ke sekolah,"kata Roni, Jumat (14/02). Sementara, Prakirawan BMG Kalianget, Sumenep, Endriyono, membenarkan jika hujan debu dampak erupsi Gunung Kelud, sampai di Sumenep. Namun, hujan debu ini masih dalam intensitas ringan. "Sumenep memang terkena dampak letusan Gunung Kelud, berupa hujan debu. Tapi, warga tidak perlu khawatir dengan hujan debu tersebut, karena intensitasnya ringan,"kata Endriyono, Jumat (14/02). Menurutnya, hujan debu itu tidak mengganggu arus lalu lintas, dan jarak pandang masih aman diatas 100 meter. "Hujan debu tidak mengganggu arus lalu lintas, karena jarak pandang masih diatas 100 meter. Mungkin intensitas ringan, jadi tidak mengganggu transportasi,"terangnya. Diperkirakan hujan debu ini akan terjadi hingga sore hari, sebab kecepatan angin masih dibawah 5 kilometer/jam. "Kita berharap hujan bisa segera turun, agar debu vulkanik hilang terbawa angin dan air hujan,"ungkapnya. Sebelumnya, Kamis malam sekitar pukul 22.50 WIB, Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur, meletus. Suara letusannya terdengar bergemuruh di beberapa daerah di sekitar gunung berketinggian 1.731 meter dari permukaan laut tersebut. Penduduk setempat yang tinggal di zona letusan, dievakuasi untuk menghindari bencana letusan tersebut. ( Nita, Esha )