News Room, Selasa ( 02/08 ) Pelaksanaan ibadah puasa ramadhan 1432 Hijriyah yang bersamaan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Kemerdekaan RI tahun 2011, hendaknya bisa dijadikan sarana penyemangat bagi kaum muslim untuk melaksanakan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan rasa semangat perjuangan yang tinggi. Hal tersebut diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Al-Usmuni Terate Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum kepada News Room. Menurutnya, beribadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga. Namun, harus berjuang melawan hawa nafsu dan mengendalikan perbuatan kita. “Karena itu, semangat para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raga dalam merebut kemerdekaan ini bisa dijadikan pemicu semangat perjuangan oleh para ummat muslim di Indonesia,”ujar Mantan Ketua Ketua PC-NU Sumenep ini. Bahkan, dengan kondisi bangsa yang saat ini sudah carut marut dengan berbagai perilaku yang tidak terpuji, seperti korupsi dimana-mana, saling hujat dan perilaku maksiat lainnya yang dengan mudah diterima masyarakat melalui media masaa, televisi, cetak dan sebagainya, hendaknya dijadikan perenungan bersama. Mudah-mudahan, melalui momentum Hari Kemerdekaan RI di bulan Suci Ramadhan ini, semua unsur mulai dari pejabat pusat hingga daerah bersama-sama masyarakat bangsa ini dapat meredam diri dari perbuatan yang bisa meruntuhkan moral dan bangsa ini. Karena itu tegas KH. Abdullah Cholil, di bulan penuh hidayah ini perbanyak tali silaturrahmi dan hindari perbedaaan pendapat yang mengarah pada persaingan dan permusuhan. Diantara ormas Islam yang ada misalnya tidak saling menyalahkan dan merasa dirinya yang paling benar. Bahkan, pihaknya sangat bersyukur awal ramadhan tahun ini hampir seluruh Ormas Islam dan pemerintah memulai hari awal ramadhan bersama-sama. Kalaupun ada sebagian masyarakat yang berbeda, namun persentasenya sedikit dan tidak tampak seperti tahun-tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan ini juga merupakan awal yang baik untuk mengukuhkan Ukhuwah Islamiyah dikalangan Muslim, sehingga bangsa ini akan penuh dengan kedamaian sebagaimana cita-cita para pejuang bangsa ini.”pungkasnya. ( Ren, Esha )