Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-05-2007
  • 673 Kali

IDI Desak Polres Usut Tuntas Tewasnya dr. Handoyo Cahyono

Sumenep-Kominfo News Room : Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sumenep mendesak Polres Sumenep untuk segera mengusut tuntas kasus tewasnya dr. Handoyo Cahyono pada April 2006 lalu, mengingat 2 tersangka sudah berada di balik jeruji besi Mapolres Sumenep. Ketua IDI Sumenep, dr. Susianto menuturkan, desakan itu dilakukan, karena hingga saat ini aparat Polres Sumenep selalu mengaku belum bisa menemukan motif pembunuhan tersebut. Padahal, menurut dr. Susianto, aparat kepolisian sudah melakukan rekonstruksi atau reka ulang terhadap kasus tersebut, yang langsung diperagakan oleh 2 tersangka, yakni Zaini yang berperan sebagai eksekutor dan Imam Sumantri (supir dr. Handoyo Cahyono). dr. Susianto menerangkan, meskipun aparat mengungkap masih sulit mencari motif kasus pembunuhan mantan Kepala UPTD Puskesmas Kalianget itu, namun pihaknya mengaku bangga terhadap kinerja aparat Polres Sumenep, yang berhasil menangkap 2 tersangka pembunuhan dr. Handoyo tersebut, dengan membeberkan sistem pembunuhan itu, yakni melalui pembayaran senilai Rp. 10 juta rupiah. Sementara itu Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Darmawan mengatakan, bahwa sulitnya pengungkapan kasus pembunuhan dr. Handoyo itu, karena masih bungkamnya tersangka Imam Sumantri. Namun, berdasarkan pengakuan tersangka Zaini dan hasil reka ulang kemarin, maka membuat keyakinan tersendiri bagi Kapolres terhadap keterlibatan Imam Sumantri, yang pada saat pembunuhan berada di TKP, dan bahkan ikut berkomunikasi dengan tersangka Zaini. ( Nita, Esha )