Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-11-2022
  • 492 Kali

Jalin Sinergitas, FKUB Kabupaten Sumenep Silaturahim ke Bupati Ra Achmad Fauzi

Media Center, Selasa ( 22/11 ) Guna terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) silaturahim ke Bupati Ra Achmad Fauzi.

Rombongan dari FKUB Kabupaten Sumenep yang dikomandani KH. Qusyairi Zaini, diterima dengan baik di ruang tamu Rumah Dinas Bupati, Selasa (22/11/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep menyampaikan, toleransi beragama di Kabupaten Sumenep sejak dulu sebenarnya cukup baik, dan para pemeluk agama mendapatkan hak yang sama dalam melaksanakan dan menjalankan kewajiban agamanya masing-masing, ini dibuktikan dengan adanya kampung toleransi di Desa Pabian Kecamatan Kota terdapat tiga tempat ibadah yang berdekatan jaraknya, ada klenteng, gereja dan masjid.

Namun, akhir-akhir ini memang ada kelompok-kelompok intoleran dan radikal yang mulai berupaya menyebarkan pahamnya. Oleh karena itu, Bupati berharap agar FKUB ke depan bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masif melakukan sosialisasi, serta edukasi terhadap generasi muda di Kabupaten Sumenep tentang pentingnya kerukunan antar umat beragama atas dasar sikap toleransi.

"Saya berharap FKUB turun ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep, terutama ke SMA-SMA sederajat untuk memberikan pemahaman tentang toleransi dalam beragama kepada generasi muda. Karena doktrin dari kelompok-kelompok intoleran dan radikal kerap kali menyasar anak-anak usia sekolah, di usia 16 ke atas biasanya anak-anak sangat rentan dan mudah menerima informasi-informasi apapun tanpa memiliki kemampuan untuk menyaringnya, sehingga di situlah mereka mudah dicuci otaknya dengan paham-paham kebencian, anti keberagaman dan radikalisme yang kemudian melahirkan kelompok-kelompok terorisme," tegas Ra Achmad Fauzi.

Mulai saat ini, lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama TNI dan Polri terus melakukan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang diduga mengajarkan paham intoleran dan radikalisme serta mengambil tindakan tegas terhadap mereka sesuai hukum yang berlaku. 

Bupati mengatakan bahwa apa yang dilakukan FKUB saat ini, adalah untuk manfaat jangka panjang, karena ada agenda besar dari kelompok-kelompok anti NKRI untuk memusnahkan negeri ini dengan menjejali generasi muda kita agar benci terhadap Pancasila dan anti terhadap keberagaman.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Sumenep, Purwo Edi menyampaikan apresiasi positif terhadap pengurus FKUB yang baru, karena menurutnya meskipun pengurus FKUB yang baru ini belum dilantik, tapi sudah melakukan sosialisasi di enam kecamatan yang dikemas dalam bentuk dialog interaktif terkait tentang kerukunan antar umat beragama. 

"Saya berharap FKUB terus bergerak melangkah bersama kami dan menggandeng tokoh-tokoh agama yang ada di Kabupaten Sumenep agar bersama-sama menjaga kerukunan, dan integrasi sosial, sehingga tercipta kondusifitas di tengah-tengah masyarakat kita," kata Purwo Edi.

Di tempat yang sama Ketua FKUB Kabupaten Sumenep Gus Qusyairi Zaini mengungkapkan bahwa silaturahim ke Bupati ini merupakan langkah awal agar FKUB terus bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Di samping itu silaturahim tersebut juga bertujuan untuk meminta arahan dan bimbingan terkait langkah-langkah FKUB ke depan.

"Ini merupakan serangkaian dari beberapa agenda kami, setelah beberapa hari yang lalu melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan dan ta'aruf antara pengurus FKUB yang baru, hari ini silaturahim ke Bupati Ra Achmad Fauzi. Ada beberapa hal yang kami sampaikan, di antaranya meminta arahan dan bimbingan terkait program-program FKUB ke depan," ungkap Ketua FKUB Kabupaten Sumenep periode 2022-2027 ini.

Hadir pula beberapa pengurus FKUB lainnya di antaranya KH. Mohammad Mawardi, KH. Ahmad Suyuti, KH. Ali Rifqi, KH. Subaidi, Gus Imaduddin, Pendeta Yusuf (dari Kristen), Sugianto (dari Buddha), dan Imam Santoso (dari Kong Hu Chu), dan Khairul Umam (Ketua Pemuda FKUB Kabupaten Sumenep). ( Miko, Fer )