News Room, Rabu ( 02/01 ) Akibat tidak ada kepastian tentang pemberangkatan Jamaah Haji yang akan direncanakan akan diangkut menggunakan kapal perintis maupun Dharma Bhakti Sumekar (DBS), maka Jamaah Haji asal kepulauan Masalembu yang berjumlah 11 orang terpaksa menyewa perahu layar mesin (PLM), untuk pulang ke kampung halamannya. Salah satu Jamaah Haji asal kepulauan Masalembu, H. Abdurrahman Daeng Patompok, warga Dusun Tanjung Batu Desa Masalima Kecamatan Masalembu mengatakan, pihaknya nekat melawan ganasnya ombak di laut, karena memang sudah cukup lama, yakni sekitar 8 hari Jamaah Haji asal pulau Maslembu menunggu kepastian pemberangkatan, namun hingga saat ini tidak kunjung ada kepastian, sehingga pihaknya memberanikan diri kembali ke kampung halamannya dengan menggunakan perahu layar mesin. H. Abdurrahman menandaskan, tekad bulat yang dilakukan para Jamaah Haji asal pulau Masalembu tersebut, karena perekonomian para Jamaah Haji sudah mulai menipis, sehingga mau tidak mau harus pulang dengan terpaksa menyewa perahu layar motor. H. Abdurrahman menjelaskan, seandainya ada kepastian tentang jadual pemberangkatan kapal, pihaknya akan menunggu, tapi yang terjadi saat ini justru belum ada kepastian pemberangkatan kapal tersebut. ( Nita, Esha )