Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-05-2006
  • 1621 Kali

JANGAN MENYIMPULKAN SENDIRI JIKA ADA TERNAK MATI MENDADAK

Sumenep-Kominfo News Room : Meski hingga saat ini Sumenep dan Madura pada umumnya masih dinyatakan bebas penyakit flue burung, namun pihaknya berharap masyarakat tetap mewaspadai penyebaran virus mematikan tersebut. Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus flue burung, pihak terkait dan masyarakat untuk mengawasi lalu lintas hewan, baik melalui penyeberangan darat maupun laut. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM ketika mewakili Bupati, pada acara sosialisasi karantina hewan oleh Stasiun Karantina Hewan Kelas II Kamal di Aula Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Rabu pagi (10/05). Disamping itu Wabup mengatakan, apabila masyarakat menemukan ada hewan peliharaan, banyak yang mati secara mendadak, hendaknya jangan mengambil kesimpulan, hewan ternak itu mati akibat virus flue burung. Namun sebaiknya segera melaporkan kepihak terkait, sehingga penyebab kematian hewan ternak tersebut bisa diketahui. Ditempat yang sama Kepala Stasiun Karantina Hewan Kelas II Kamal, Drh. Sri Rahayu Berlianti mengemukakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus flue burung ke Madura melalui lalulintas laut dan darat, pihaknya memberikan disinfektan bagi ternak yang menyebarang di pelabuhan Kamal, selian itu pihaknya memeriksa persyaratan lainnya, seperti surat keterangan dari daerah asalnya, apakah ternak yang akan dikirim ke Madura itu sudah dinyatakan bebas penyakit. Sri Rahayu Berlianti mengakui, berdasarkan hasil test laboratorium, hewan ternak yang mati mendadak di Madura, bukan karena virus flue burung, akan tetapi disebabkan oleh virus biasa. ( Yasik, Esha )