News Room, Kamis ( 30/08 ) Jatah beras untuk masyarakat miskin (raskin) Kecamatan Kota Sumenep menurun dari semula pagu beras untuk bulan Januari hingga bulan Mei 2012 mencapai 53.805 ton, turun menjadi 26.130 ton jatah untuk bulan Juni hingga bulan Desember 2012. Hal tersebut disampaikan Camat Kota Sumenep melalui Kasi Kesra, Hasiyanto bahwa penurunan jatah raskin yang ada di Kecamatan Kota Sumenep adalah hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep. Kecamatan Kota Sumenep menekankan Kades dan Lurah dalam pembebasan jatah raskin harus tepat waktu, sebab hingga saat ini penebusan raskin yang dilakuakan 16 Desa dan Kelurahan masih relatif rendah. Untuk itu pihaknya mendesak Kepala Desa dan Lurah mempercepat penebusan raskinnya, mengingat program raskin tersebut untuk menjaga ketersediaan beras dan membantu mengurangi beban masyarakat kurang mampu. Dalam rapat koordinasi yang dilakukan Tim Raskin Kecamatan Kota Kamis (30/08), memang diakui ada beberapa kendala ditingkat Desa/Kelurahan untuk menebus raskin di Dolog, seperti penurunan raskin yang kurang rasional, dan bahkan di Kecamatan Rubaru pagu rakin naik 200 persen. Tapi kami tetap meminta permasalahan itu segera diselesaikan, agar tidak menghambat penebusan raskin. ( JuP-01, Fery )