News Room, Rabu ( 04/07 ) Melalui Hari Lingkungan Hidup se Dunia yang dilaksanakan di Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi ikrar bersama pemerintah dan masyarakat yang tanpa pamrih mengabdikan dirinya dalam kepedulian terhadap lingkungan. Karena kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan ibadah kepada Tuhan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum pada acara puncak kegiatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia yang dilaksanakan Propinsi Jawa Timur di Pantai Lombang Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Rabu (04/07), yang dihadiri para Bupati/Wali Kota, para masyarakat dan lembaga peduli lingkungan se Jawa Timur, serta dari Kementerian Lingkungan Hidup. Gubernur yang biasa disebut Pakde Karwo ini juga mengaku sangat bangga dan senang, karena tahun 2012 ini ada 22 dari 56 peraih Adiwiyata Mandiri dari Jawa Timur dan 34 dari 117 peraih Adipura juga dari Jawa Timur. Bahkan, saat ini sudah 34 mendapat Anugrah Adipura, dan 1 piagam dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang meraih Adipura. “Karena itu sangat tepat jika tema Hari Lingkungan Hidup kali ini adalah Green Economy, karena penuruan kemiskinan terhitung bulan Maret 2012 ini mencapai 886.521 orang atau mencapai 32,174 persen, dan sepertiga di Jawa Timur,”ujarnya. Mengapa angka kemiskinan dikaitkan pada lingkungan hidup tersebut. sebab, menurut Pakde Karwo, penurunan angka kemiskinan jelas sangat erat kaitannya dengan lingkungan. Karena sudah banyak Bank Sampah yang dikumpulkan menjadi berkah, seperti sampah plastik yang tadinya menjadi masalah, bisa menjadi energi bahan bakar bensin. Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Jawa Timur, Indra Wiragama, SH, MH mengungkapkan, melalui tema hari lingkungan hidup ”Ekonomi Hijau, Rubah Perilaku Tingkatkan Ekonomi Kualitas Lingkungan,” merupakan tolok ukur keberhasilan Propinsii Jawa Timur dalam kebijakan managemen Gubernur Jawa Timur. “Karena itu, melalui momentum Hari Lingkungan Hidup tahun ini akan mendapatkan satu persepsi dan langkah yang lebih baik dimasa yang akan datang,”ujarnya. Pada serangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup tersebut diikuti peserta sebanyak 56 sekolah Adiwiyata se Jawa Timur, yakni 18 tingkat SD, 16 tingkat SMP, dan 22 tingkat SMA. Dalam kesempatan itu juga diberikan penghargaan terhadap peraih penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD), Sekolah Adiwiyata, Adipura, Kalpataru, serta penghargaan pelaksanaan laporan pengelolaan lingkungan hidup. ( Ren, Esha )