News Room, Selasa ( 10/07 ) Tingginya permintaan konsumen terhadap telur ayam ras menjelang bulan Ramadhan tahun 2012, mendongkrak naiknya harga sebesar Rp. 4.000,00, yang semula Rp. 14.000,00, sekarang menjadi Rp. 18.000,00 per-kilogram. Selain itu, hasil pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, di pasar tradisional Kecamatan Kota, kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditas, yakni daging sapi harganya Rp. 65.000,00 dari Rp. 60.000,00 per-kilogram. Daging ayam kampung, dari Rp. 45.000,00, naik menjadi Rp. 48.000,00 per-kilogram, dan Kentang harganya naik dari Rp. 5.500,00 menjadi Rp. 6.000,00 per-kilogram. Kepala Disperindag Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminullah, M.Si menjelaskan, kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan pokok di pasaran, masih relatif stabil. “Diduga, kenaikan itu karena meningkatnya permintaan konsumen. Itu sudah biasa terjadi tiap tahun, ketika menjelang bulan puasa, akibatnya harga dinaikkan oleh para pedagang. Dan, juga tingginya permintaan tidak seimbang dengan persediaan barang, dikarenakan tidak lancarnya pengiriman barang kepasaran,”kata H. Minul, di Sumenep, Selasa (10/07). H. Minul mengungkapkan, untuk saat ini kenaikan harga dipasaran terhadap beberapa komoditas, dinilai masih dalam batas kewajaran. “Kami terus melakukan pemantauan dipasaran, guna mengetahui fluktuasi harga kebutuhan pokok, yang dilakukan setiap hari, hingga memasuki bulan ramadhan,”terangnya. Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga terjadi pada gula pasir merah, dari Rp. 18.000,00 menjadi Rp. 15.000,00 per-kilogram. Daging ayam ras, turun harga Rp. 24.000,00 dari harga Rp. 26.000,00 per-kilogram. Kemudian, untuk beras premium merk Ikan Paus harganya tetap, yakni Rp. 194.000,00 per-25 kilogram. Gula pasir putih, harganya juga tetap Rp. 12.500,00 per-kilogram, dan minyak goreng curah tidak ada perubahan, yakni sebesar Rp. 11.500,00 per-kilogram. ( Nita, Esha )