Media Center, Jumat ( 23/11 ) Editor senior kompas.com, Jhodi Yudono mengajak para peserta Diklat Jurnalistik yang dilaksanakan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep, betul-betul memahami dunia jurnalistik dengan baik, sehingga ketika terjun di dunia jurnalis mampu menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan bermanfaat bagi kehidupan bangsa.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP IWO ini, saat mengisi Diklat Jurnalistik di Aula Makodim 0827 Sumenep, Jumat (23/11/2018).
Menurutnya, saat ini seorang jurnalis dituntut pula untuk terus menguatkan dirinya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang terus berkembang, sehingga mampu menjawab tantangan jaman.
“Karena media online saat ini merupakan keniscayaan, yang perkembangannya terus melesat entah sampai kapan kemudian ada perubahan dari saat ini,” ungkapnya.
Diakui Jhodi, jika saat ini pakar IT yang sedang bekerja siang dan malam terus mencari formula untuk menjawab tantangan baru dalam menyongsong dunia masa depan, sehingga era selanjutnya kita tidak tahu seperti apa. Namun, yang terpenting saat ini, yang kita lakukan adalah terus berusaha menjadi lebih baik dengan saling menguatkan, agar bangsa ini juga menjadi kuat.
Dan yang terpenting pula, seorang jurnalis memiliki kemantapan dalam spiritual, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan perilaku negatif, apalagi sampai membuat berita hoax. Padahal, seharusnya jurnalis harus turut membangun bangsa ini, bukan malah turut serta merusaknya.
Menurutnya, seharusnya sebagai seorang jurnalis, juga harus saling support membangun cita-cita bangsa ini yang tentunya bisa dimulai dengan membangun diri dan keluarga terkecil dulu. Karena, bagaimana mungkin bercita-cita membangun bangsa, jika belum bisa membangun keluarganya terlebih dahulu.
“Karena itu, melalui kegiatan Diklat Jurnalistik ini, dapat dicari manfaatnya untuk saling menguatkan, agar kita bisa melakukan kebaikan-kebaikan,” tandasnya. ( Ren, Esha )