Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-09-2014
  • 425 Kali

Kabupaten Sumenep Masih Kekurangan Sejumlah Dokter

News Room, Rabu ( 17/09 ) Hingga saat ini, Kabupaten Sumenep masih kekurangan dokter. Dari 1 juta lebih penduduk Sumenep, hanya terdapat 87 dokter, yakni tersebar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar sebanyak 23 dokter, dan 64 dokter dibawah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, dengan menyebar di 30 Puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, dr. Fathoni, M.Si mengatakan, jika dibandingkan jumlah penduduk dengan dokter masih kurang. Sebab, sesuai proporsionalnya, satu orang dokter harus melayani maksimal 10.000 penduduk, seharusnya jumlah dokter di Sumenep sebanyak 110 orang. "Idealnya memang satu dokter melayani 10.000 penduduk, harusnya Sumenep memiliki 110 dokter, namun yang ada sekarang hanya 87 dokter,"kata Fatoni, Rabu (17/9). Ke 87 dokter itu terdiri dari 8 dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan 79 dokter merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk 17 orang dokter yang baru diangkat. Dari dokter yang ada, rata-rata tersebar di setiap Puskesmas sebanyak 2 orang dokter. "Dokter yang ada sebanyak 87 orang, tersebar di 30 Puskesmas dan rumah sakit. Rata-rata di tiap Puskesmas ada 2 dokter. Jadi, masih kurang 23 dokter,"terangnya. Meski demikian, katanya, belum ada keluhan pelayanan dari masyarakat, baik di Puskesmas maupun di rumah sakit. Selain itu tingkat kematian ibu dan anak relatif rendah. Hal itu menjadi indikator tidak terlalu berpengaruhnya kurangnya dokter, namun pihaknya tetap menginginkan adanya penambahan. "Pada tahun ini, kematian anak sebanyak 19 orang dan ibu sebanyak 9 orang, ini menunjuknan angka kematian masih rendah,"ujarnya. Fatoni mengungkapkan, untuk dokter di Kepulauan, semuanya sudah ada tinggal di Masalembu masih belum ada dokter giginya karena ada pergeseran. Namun, tidak mempengaruhi terhadap pelayanan karena masih ada dokter umum yang bisa melayaninya. "Di kepulauan sudah lengkap, tinggal di Masalembu yang tidak ada dokter giginya,"ungkapnya. ( Nita, Esha )