Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-07-2010
  • 529 Kali

Kades Moncek Tengah Bantu Anak Yatim, Untuk Sekolah Lebih Layak

News Room, Kamis ( 01/07 ) Sedikitnya ada 50 anak yatim dan anak kurang mampu di Desa Moncek Tengah Kecamatan Lenteng, mendapat perhatian masyarakat dan aparat Desa setempat, untuk bisa mengenyam pendidikan sebagaimana mestinya. Karena itu, menjelang penerimaan siswa baru (PSB) mulai dari SD/MI hingga SMA/MA, mereka yang terdata dipastikan untuk masuk disekolah maupun madrasah. Kepala Desa Moncek Tengah, Syaifullah, S.Pd ketika ditemui News Room mengungkapkan, pihaknya baru melakukan pendataan dan berencana untuk menampung para anak yatim dan anak miskin itu, agar mereka bisa hidup layak dan mengenyam pendidikan dengan baik. Sebab, biasanya anak-anak yang putus sekolah itu, meskipun belum waktunya sudah membantu orang tua bekerja disawah dan sebagainya. “Apabila mereka ditampung maupun dimasukkan Ponpes bisa lebih fokus untuk menimba ilmu, sehingga mereka menjadi orang-orang yang cerdas, pintar dan berakhlaq,”ujarnya. Ditambahkan, Alumni Ponpes An-Nuqayah Guluk-guluk ini, anak-anak tesebut merupakan generasi muda yang nantinya akan meneruskan perjuangan agama, bangsa dan negara. Karena itu wajib hukumnya, pemerintah dan masyarakat memikirkan nasib anak-anak bangsa yang kekurangan untuk mendapat makan dan ilmu untuk bekal masa tuanya nanti. Syaifullah menjelaskan, para anak yatim tersebut nantinya akan dibantu, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan makan dan biaya sekolahnya. Intinya, mereka tidak sampai kelaparan maupun berhenti sekolah. Bahkan, mereka juga tidak harus berada di Pondok, namun juga bisa berada dirumah masing-masing dengan tetap menjalankan aktifitas kesehariannya. Dijelaskan, dari jumlah penduduknya sekitar 1.929 jiwa, dan memiliki areal tanah seluas 217.392 meter persegi, mayoritas penduduknya adalah bercocok tanam. Meskipun diakui saat ini masih sering terjadi kesulitan air jika musim kemarau, sehingga tidak bisa bercocok tanam. Karena itu, untuk memenuhi keinginan tersebut, pihaknya terus berusaha mencoba mencari terobosan dan bekerjasama dengan instansi terkait, dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Desanya. ( Ren, Esha )