Sumenep-Infokom News Room : Meski sebelum masa kampaye Pilkada, suhu politik memanas dan diperkirakan pada saat berlangsungnya kampaye akan menimbulkan konflik horizontal, namun pada kenyataannya, saat masa kampaye Pilkada berlangsung selama 2 pekan, tidak sedikitpun melahirkan konflik. Menurut Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH mengatakan, dari keseluruhan kampaye para kontestan Pilkada, baik didarat mapun dikepulauan, peristiwa konflik yang selama ini dikhawatirkan beberapa kalangan, ternyata tidak terbukti dan hal itu membuktikan semakin tingginya pemahaman politik, baik dari masyarakat dan para kandiadat, sehingga aktivitas kampaye tidak ditemukan pelanggaran hukum. Untuk itu Kapolres merasa bersyukur atas segala partisipasi komponen masyarakat yang ikut serta menciptakan suasana yang kondusif tersebut, bahkan Kapolres menghimbau, kondusifitas daerah itu tetap terjaga saat pasca Pilkada nanti. Hal senada diungkapkan Ketua Panwasda Pilkada, Ahmad Irianto, SH menurutnya pelanggaran kampanye tidak terjadi selama masing-masing kandidat melakukan kampanye dengan baik, hanya saja pelanggaran yang terjadi, yakni banyaknya kontestan Pilkada yang menggelar kampaye simpatik diluar jadwal yang telah ditentukan KPUD Sumenep. Dikatakan pula, demi suksesnya Pilkada 20 Juni mendatang, semua kontestan dan masyarakat pendukungnya untuk tetap menjaga keamanan dan menyalurkan hak politiknya dengan penuh tanggung jawab. (Yasik,Esha)