Sumenep-Kominfo News Room : Tugas pokok dan fungsi Kantor Energi dan Sumber Daya Meneral, banyak terkait dengan hajat hidup orang banyak didalam memanfaatkan segala potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang kita miliki seperti halnya migas, kelistrikan, air dan lain sebagainya. Oleh sebab itu kita harus pandai–pandai mensyukurinya terhadap nikmat Allah SWT. karena kita berada di daerah yang relatif besar potensi Sumber Daya Alamnya sebagai nilai tambah untuk bisa kita kelolah, dengan harapan apa yang kita lakukan tetap bermuarah untuk kesejahteraan mayarakat sesuai dengan azas pembangunan yaitu terwujudnya kesejahteraan bagi rakyat. Demikian itu dikatakan Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Meneral (ESDM) Kabupaten Sumenep Drs. Moh. Fadillah, M. Si. pada acara Interaktif di Radio Gema Sumekar (RGS) Sumenep, Kamis (12/10) siang tadi. Moh. Fadillah, lebih lanjut menuturkan, bahwa dengan keberadaan Lembaga yang baru ia pimpin, pihaknya telah melakukan sebagian dari beberapa program yang diembannya, seperti halnya pembangunan listrik berupa energi alternatif yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang baru saja dibangun di Giliyang Kecamatan Dungkek Sumenep. Namun demikian Kantor ESDM saat ini terus melakukan survey ke wilayah kepulauan lainya yang masih belum terkaver dan memiliki kekuatan angin yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat khususnya di wilayah kepulauan daratan di Kabupaten Sumenep. Ketika disoal bagaimana caranya Madura khususnya Kabupaten Sumenep untuk melakukan pengayaan energi dengan energi alternatif lainnya khususnya dibidang kelistrikan, sehingga Madura nantinya untuk kebutuhan Listrik tidak ketergantungan terhadap tenaga listrik yang ada di pulau Jawa. Moh. Fadillah menjawab, pihaknya dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sumenep, ke depan akan terus berupaya, bahkan pada saat ini telah ditemukan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari bahan baku Nabati (dari pohon Jarak) yang biasa dikenal dengan biofiul BBM namun yang perlu dipikirkan adalah aplikasi teknologinya, sehingga kebijakan Pemerintah seiring dengan Sumber Daya Manusia yang dimiliki maupun kesiapan dari masyarakat itu sendiri yang akan memanfaatkannya. ( Soek, Esha )